Skip to main content

Bungkam Soal Penutupan Holywings, Hotman Paris Dipuji Bak Pahlawan Usai Unggah Foto Emak-emak Pencuri Susu, Dokter Reisa Sampai Berucap Syukur


Pengacara kondang Hotman Paris terus bungkam soal penutupan Kafe Holywings yang terbukti melanggar protokol kesehatan di masa PPKM Level 3. Namun, Hotman Paris dipuji bak pahlawan usai unggah foto emak-emak pencuri susu. Pemilik toko sampai minta maaf di depan polisi. 

Kafe Holywings di Kemang Jakarta Selatan digerebek polisi pada Minggu (5/9/2021) dini hari. Polisi melakukan razia pengawasan bar dan kafe di masa PPKM level 3 dan ditemukan kerumunan di Holywings Cafe.

Setelah terjaring razia, Pemprov DKI Jakarta memutuskan menutup tempat itu selama pemerintah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, pihaknya juga menjatuhkan denda administratif kepada manajemen Holywings Cafe di Kemang sebesar Rp 50 juta.

“Penindakan sanksi yang dikenakan terhadap Holywings ini adalah pembekuan sementara izin beraktivitas. Secara operasional izinnya kami bekukan. Kemudian dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 50 juta,” ujar Arifin. Arifin menyebutkan, pihak manajemen Holywings Kemang telah membayarkan denda yang dikenakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Sekalipun sudah membayarkan denda Rp 50 juta, namun Kafe Holywings sudah membuat geram banyak pihak. Netizen juga mencecar Hotman Paris, yang sejak awal Mei 2021 dengan bangga mengumumkan kabar dirinya sebagai salah satu pemilik dari Kafe Holywings. Namun, hingga kini Hotman Paris bungkam soal penutupan Kafe Holywings.

Dalam kabar terbaru, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Kafe Holywings di Kemang, Jakarta Selatan ditutup selama pandemi Covid-19.

"Kita tidak akan membiarkan yang seperti ini melenggang tanpa kena sanksi yang berat. Enggak boleh beroperasi, titik, sampai pandemi ini selasai," tegas Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/9/2021) dilansir Antara.

Menurut Anies, pengelola Holywings telah menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab karena mmebiarkan kerumunan terjadi di masa PPKM Level 3.

Padahal, menurut Anies, banyak tempat usaha yang mematuhi aturan mengenai pembatasan pengunjung di masa pandemi Covid-19.

"Jadi Holywings dan semacamnya, dia telah mengkhianati jutaan orang, itu betul-betul merendahkan usaha semua orang," ujar Anies. 


Ketika netizen menggeruduk akun Instagram @hotmanparisofficial untuk meminta tanggapan video pelanggaran prokes yang dilakukan Kafe Holywings, pengacara yang dekat dengan Syahrini ini malah asyik berdiskusi dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartato. 

Hotman Paris mengaku bangga bisa memberi masukan hukum kepada tangan kanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu. Pada Senin (6/9/2021) memamerkan foto bareng Airlangga Hartato. Pada saat yang sama, video pelanggaran prokes Kafe Holywings viral usai diunggah YouTuber  Deddy Corbuzier. 

Bungkam soal penutupan Kafe Holywings, kini Hotman Paris dipuji bak pahlawan usai mengunggah foto emak-emak pencuri susu di Blitar, Jawa Timur. Bahkan, dokter Reisa Broto Asmoro, juru bicara penanganan Covid-19 sampai ikut berucap syukur.

Pada Rabu (6/9/2021) Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya Hotman melalui media sosial menyatakan permintaan maaf pelaku kepada pemilik Toko Rani dan Toko Ringgit di Blitar. 

Permintaan maaf itu disampaikan Hotman Paris atas nama dua emak-emak yang terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara karena telah mencuri susu hingga minyak kayu putih. Hotman Paris mengakui bahwa dua emak-emak pencuri susu telah melakukan kesalahan.

Hotman juga menyatakan bersedia mengganti kerugian yang dialami kedua pemilik toko. Hotman Paris mengakui bahwa dua emak-emak pencuri susu telah melakukan kesalahan.

Keduanya terpaksa melakukan hal itu karena kondisi ekonomi yang menderita. "2 Ibu ibu ini salah tapi maaf adalah obat dari semua kesalahan!!" tulis Hotman Paris dikutip dari Instagram @hotmanparisofficial, Rabu (8/9/2021). "Atas nama 2 Ibu ibu ini Hotman minta maaf kepada pemilik toko atau supermarket!," kata dia.

Hotman Paris bersedia jika dirinya harus memberikan uang ganti rugi pada pemilik toko selaku korban. Ia bahkan meminta bantuan Kapolres untuk mempertemukan dirinya dengan para pemilik toko.

"Bila perlu Hotman ganti rugi pemilik toko yg barangnya dicuri!! Ada yg tau nomor kontak pemilik toko di malang ya?? Pak Kapolres tolong fasilitasi Hotman temu pemilik toko!," kata Hotman.

Hotman juga mengajak pengikutnya di Instagram untuk ramai-ramai menyampaikan permintaan maaf pada pemilik toko yang telah dirugikan. "Minta semua follower saya dm ke ig ku ini ucapkan minta maaf ke pemilik toko! Pemilik toko tdk salah sbg korban! Kita ramai ramai minta maaf ke pemilik toko!" tulis Hotman Paris.

Sebagai informasi, kasus yang disoroti oleh Hotman Paris ini menjadi perbincangan hangat warganet.


Pasalnya, dua emak-emak yang bersekongkol mencuri susu, snack, minyak wangi, hingga minyak kayu putih dengan jumlah yang tidak sedikit terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara.

Kedua emak-emak ini akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana. Saat ini, pelapor yang merupakan korban tidak menyutujui upaya damai atau mediasi.

Pada 31 Agustus lalu, MRS dan YLT mencuri barang dagangan di Toko Rina dan Toko Ringgit dengan total jumlah barang yang berhasil mereka ambil sebanyak sekitar 65 buah. MRS dan YLT mencuri di Toko Ringgit lebih dulu dan tidak ketahuan. Namun saat melakukan aksinya di Toko Rina mereka ketahuan memasukkan dua boks susu bubuk ukuran 600 gram di balik baju mereka.

Pemilik toko, Anik, lantas melaporkan mereka ke kantor polisi terdekat. Anik menambahkan bahwa dirinya sempat mengunjungi kondisi keluarga MRS dan YLT di Kota Malang dan jatuh iba kepada mereka. "Ya saya merasa kasihan setelah saya melihat keluarganya. Ya sudah itu saja, merasa kasihan," ujarnya.

Anik, pemilik toko kelontong di Blitar yang jadi sasaran pencurian oleh dua emak-emak meminta maaf telah melaporkan keduanya ke polisi.

Anik, warga Desa Sumberboto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar itu adalah pemilik Toko Ringgit, salah satu toko kelontong yang menjadi sasaran pencurian oleh dua perempuan, tante dan keponakan dengan inisial MRS dan YLT, pada 31 Agustus lalu.


Didampingi pemilik toko kelontong yang lainnya, Hendrik, perempuan berusia 40 tahun itu memohon masyarakat dapat memaklumi tindakannya itu.

"Karena saya manusia biasa, punya rasa kesal sehingga membawa (kedua pelaku) ke kantor polisi. Saya minta maaf atas hal itu," ujar Anik saat berada di ruang kerja Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom, Rabu (8/9/2021).

Anik datang ke kantor Polres Blitar bersama Hendrik, pemilik Toko Rina di Desa Pasiraman, yang juga menjadi korban pencurian barang dagangan oleh MRS dan YLT pada hari yang sama. Mereka berada di Polres Blitar guna melakukan perdamaian dengan pelaku dan mencabut laporan polisi yang telah mereka buat.

Selama proses mediasi tersebut justru Anik yang terdengar beberapa kali menyampaikan permintaan maaf karena telah melaporkan ke polisi.

Sementara MRS (55 tahun) dan YLT (29 tahun), warga Kota Malang itu, lebih banyak menundukkan muka dan terlihat sesenggukan.

Anik kembali memohon permakluman masyarakat bahwa dirinya sempat merasa kesal kepada pelaku sehingga mendorongnya untuk melaporkan mereka ke polisi.


Anik tidak bersedia menjawab saat ditanya apakah kesediaanya mencabut laporan terjadi karena tekanan dari netizen yang dipicu sikap pengacara kondang Hotman Paris atas kasus tersebut.

Sementara itu, YLT mengatakan bahwa dirinya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya dan akan kembali bekerja sebagai pemulung.

"Saya akan memulung lagi," ujar perempuan yang mengaku suaminya seorang pengamen itu.

Mendengar kabar pemilik toko memaafkan pelaku, Hotman Paris kembali mengunggah foto emak-emak pencuri susu di akun Instagramnya. Namun, kali ini foto yang diunggah Hotman Paris adalah hasil tangkapan layar dari sebuah berita media online yang mengabarkan perdamaian antara pemilik toko dan kedua pelaku. 

Perdamaian yang terjadi di kantor Polres Blitar itu mendapat sambutan hangat dari Hotman Paris. "Amiiiiiinnnnnnnnnn GBU," tulis Hotman Paris dengan gembira pada Rabu sore. 

Foto emak-emak pencuri susu yang berdamai dengan pemilik toko itu membuat lega netizen. Hotman Paris dipuji bak pahlawan. Bahkan, dokter Reisa Broto Asmoro sampai berucap syukur. 


"Alhamdulilah ????, " ucap @reisabrotoasmoro melukiskan rasa syukurnya.

Netizen lain ikut meninggalkan pujian buat Hotman Paris. Setidaknya ada lebih dari 1.500 komentar berisi pujian untuk pengacara sejuta berlian ini. 

"Ya Allah... Terimakasih Bang HOTMAN.. TERIMAKASIH," sebut ovinitas.ig.

"Kalaulah kejadian ini gak viral, dan orang² baik macam bang hotman gak bersuara. blm tentu berahir damai," kata moro_hady.

"Muka ibu yg nyuri nya malu bgt pdhl cm curi susu, kok bisa2 nya kotuptor yg curi uang rakyat malah sumringah :')," ujar cattywise.

Meskipun dipuji bak pahlawan usai mengunggah foto emak-emak pencuri susu, Hotman Paris tetap bungkam soal penutupan Kafe Holywings. Padahal, Hotman Paris tercatat sebagai salah satu pemiliknya.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar