Skip to main content

Bak Benarkan Terawangan Paranormal Dayak Soal Pesugihan, Risa Saraswati Syok Lihat Benda Ini Saat Telusuri Istana Mewah Sule: Lupa Kalau Sudah Nggak Dipakai Lagi


Bak benarkan terawangan paranormal dayak soal pesugihan, Risa Saraswati syok lihat benda ini saat telusuri istana mewah Sule: lupa kalau udah nggak dipakai lagi. 

Prahara rumah tangga komedian Sule dan Nathalie Holscher makin panas dan melebar kemana-mana.

Rumah tangga yang baru saja dibangun itu berubah menjadi horor bagi keduanya seusai satu per satu masalah diungkap ke publik. 

Bahkan, pihak keluarga Nathalie Holscher dan Sule ikut campur. 

Dari pihak Nathalie Holscher, sang paman secara terang-terangan menyebut Sule menggunakan menggunakan pesugihan dan ilmu hitam.

Sontak pernyataan paman Nathalie Holscher membuat sakit hati Sule.  

Nathalie sendiri sampai malu dengan perbuatan keluarganya yang koar-koar dan menjelek-jelekkan nama Sule.

Melihat adanya kisruh rumah tangga Sule yang baru seumur jagung, paranormal Dayak, Nyai Dewi Rantian buka suara terkait isu Sule memiliki pesugihan dan ilmu hitam.

Menurut penerawangan sang paranormal, Sule tak memiliki pesugihan seperti yang dituduhkan oleh paman Nathalie.

"Jadi jawaban saya nggak ada, pakai pesugihan enggak.

Nampak sekali kalau orang pakai pesugihan," ujar Nyai Dewi dikutip dari Youtube Star Story, Minggu (25/4/2021).

Meski tak memiliki pesugihan, namun paranormal Dayak ini menyebutkan jika Sule mempunyai pegangan.

Menurutnya pegangan itu untuk menjaga diri dari mara bahaya.

"Enggak, nggak ada (pesugihan), tapi dia punya pegangan pasti ada.

Pegangannya beda, itu buat jaga diri jaga badan. Kan nggak sama orang pesugihan dan jaga badan itu nggak sama," lanjut Nyai.

Ilmu hitam pun Sule juga tak memiliki, kata Nyai Dewi.

"Kalau ilmu hitam nggak lah."


Lebih lanjut, Nyai Dewi menerawang jika Nathalie mempunyai rasa penyesalan telah menikah dengan Sule.

Menurutnya, Nathalie kecewa dengan sikap suaminya tersebut.

"Penyesalan ada dari pihak perempuan, rasa kecewa dia, 'kok begini ya' gitu," ujarnya.

Bicara soal pesugihan dan ilmu hitam, sebetulnya rumah mewah Sule yang bergaya Eropa klasik itu menyimpan sederet kejadian mistis yang menghantui para penghuninya.

Istana mewah dengan pilar raksasa yang mengelilingi bagian dalamnya, rumah Sule disebut-sebut menyedot biaya sampai Rp 25 miliar untuk membangunnya.

Namun, di balik semua kemewahan itu, rumah Sule ternyata menyimpan sejumlah kejadian horor.

Fenomena horor ini akhirnya terungkap dalam vlog terbarunya di YouTube SULE Channel pada Selasa (7/7/2020) lalu.

Tak main-main, rumah milik pria bernama asli Entis Sutisna itu disambangi oleh Risa Saraswati bersama timnya, Jurnal Risa.


Nama Risa Saraswati sendiri tentu sudah tak asing di telinga pecinta horor Tanah Air lantaran ia memang dikenal sebagai kreator bertema mistis maupun sejarah.

Pada momen itu, Sule mengajak tim Jurnal Risa termasuk Risa Saraswati ke satu tempat di rumahnya.

Terdapat beberapa benda koleksi Sule seperti wayang golek hingga kujang di tempat itu.

Di tempat itu, Sule dan tim Jurnal Risa banyak berbincang tentang koleksi Sule.

"Ieu nu rada mistis mah (ini yang lumayan mistis) karena menurut kang Sule memang barangnya dari mana mana," ucap Risa Saraswati.

Sule pun membenarkan apa yang disampaikan Risa Saraswati itu.

Ayah Rizky Febian itu lantas menunjuk satu di antara benda koleksinya.

"Itu ada kujang yang gede itu, satu pasang ada yang ngasih katanya nitip buat kang Sule ti banten abdi mah dicandak we disimpen, da teu ngaganggu (Saya mah dibawa aja, disimpan karena tak mengganggu)," kata Sule.


Setelahnya, Risa Saraswati justru fokus terhadap satu benda yang berada di tempat itu.

Tak lama kemudian, salah satu tim Jurnal Risa melakukan mediasi dengan sosok diduga 'penunggu' tempat tersebut.

Dari mediasi itu, terungkap bahwa sosok tak kasat mata di tempat tersebut tidak mengganggu.

Selang beberapa saat, giliran Risa Saraswati yang melakukan mediasi di rumah Sule.

Mediasi itu terjadi setelah Sule menunjukkan kujang yang menjadi koleksinya.

Kujang tersebut, kata Sule adalah pemberian dari seseorang, namun Sule tidak mengingat pasti siapa yang memberinya.

Terlepas dari itu, sikap Sule mendadak jadi perhatian tim Jurnal Risa.

Sule tiba-tiba melihat-lihat sekeliling tempatnya itu.

"Jadi culang-cileung kieu si akang (jadi nengok sana sini)," ucap Angga, anggota tim Jurnal Risa seraya terkekeh.

"Memang jadi ngarumpul, haneteun si nya Alhamdulillah," timpal Sule.

Dalam kesempatan itu Sule pun turut menceritakan hal mistis yang pernah terjadi di rumahnya.

"Saya mah penasaran hal-hal seperti ini, kita biar taulah di sini tuh ada apa, jadi kalau tau ada apa-apa jadi tamu tidak takut," ungkap Sule.

Angga tim Jurnal Risa mediasi dengan makhluk yang mengaku kenal Sule.

Makhluk yang mediasi dengan Angga Jurnal Risa ini katanya sudah termasuk sepuh atau orangtua zaman dulu.

Meski mengaku kenal, namun Sule rupanya tak begitu ingat dengan sosoknya.

Sule akhirnya mengabulkan permintaan dari netizen untuk membuat vlog bersama tim Jurnal Risa.


Risa Saraswati sejak pertama kali datang sudah tertuju pada sebuah tempat yang terpajang wayang dan sejumlah benda peninggalan seperti keris dan kujang.

Setelah beberapa kali mediasi, Risa kemudian meminta Angga untuk berkomunikasi dengan sesosok makhluk.

"Sok A Angga, ini mah sepuh," kata Risa.

Angga lantas bermediasi dengan sesosok makhluk.

"Dengan siapa ini ?" tanya Sule saat Angga melakukan mediasi.

"Sok saha (coba siapa) ?" kata makhluk tersebut.

"Ah teu apal (ah gak tau)," kata Sule.

Makhluk tersebut lantas menjawab bahwa Sule telah melupakannya.

"Lupa kalau sudah gak dipakai lagi mah," katanya bicara menggunakan bahasa Sunda.

"Ya kan gak keliatan, anda yang yang bisa lihat harus ngasih tau," timpal Sule.

"Ya namanya orang tua mah bagaiaman pun kan," kata sosok tersebut.

"Aki Andi ?" kata Sule coba untuk menebak.

"Abah Maja ?" kata Sule lagi.

Namun rupanya dua nama itu bukanlah sosok yang sedang mediasi  dengan Angga Jurnal Risa.

"Aduh, sebentar, sebentar, gak usah disebutkan lah nanti juga ingat," katanya ke Sule.

"Ada yang mau dibicarakan," sahut Risa Saraswati.

"Iya barangakali yang diingatkan karena saya lupa ," kata Sule.

Sosok sepuh ini rupanya memang hendak menyampaikan pesan ke Sule.

Sayangnya ada beberapa kalimat yang tidak begitu jelas terdengar.

"Iya harus ini mau ngingetin, makanya ini datang mau mengingatkan, kan dari dulu juga," katanya.

Mendengar ucapan sosok sepuh tersebut, Sule mengaku sudah ingat dengannya.

Setelah mediasi, Angga Jurnal Risa langsung meminta maaf ke Sule.

"Maaf ya kang maaf, abdi sieun salah," kata Angga.

"Katahannya," ucap Risa.

"Padahal mah jangan ditahan gak apa-apa," timpal Sule.

"Abdi sieun salah," kata Angga.

Sule lantas terlihat beberapa melamun dan tampak bingung.

"Kumaha kang, bingung melamun," kata Risa.

Sule menganggap kegiatannya bersama Jurnal Risa ada sisi positifnya.

Ia jadi tahu soal hal lain yang ada dalam koleksinya selama ini.,

"Tapi ada yan bagusnya, gusti Allah menciptakan jin dan manusia ada yang kelihatan ada yang gak, kalau ada kan saya kan bisa berbenah," kata Sule.

"Jadi culingak-culingeuk ieu si akang," kata Angga.

Menurut Risa bila sedang mediasi, maka makhluk lainnya akan ikut berkumpul.

"Kita bermediasi sama satu sosok yang lain jadi pada ngumpul," kata Risa.

"Saya jadi merasa dikepung," kata Sule.

"Kalau gak ditahan mah bisa sampai subuh," katanya.

Angga juga mengatakan ke Sule bahwa ada yang berniat jahat ke Sule namun tidak berhasil.

"Yang terjadi diceritakan Kang Sule, ada yang gitu, kalau saya mah berpandangan mereka yang melakukan sesuatu itu tidak berhasil kang," kata Angga.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar