Skip to main content

Selepas Rina Gunawan Meninggal Dunia, Teddy Syach Baru Ungkap Anak Lelakinya Alami Kondisi Seperti Ini Usai Dapat Kabar Sang Ibu Berpulang, 'Enggak Mudah Saat Itu'

Kabar Rina Gunawan meninggal dunia memang menjadi satutamparan keras untuk satu Indonesia.

Istris Teddy Syach yang tak pernah terdengar sakit ini tiba-tiba menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (02/03) di RSPP Simprug pukul 18.45 WIB.

Rina Gunawan saat itu berada dalam ICU untuk perawatan intensif setelah mengalami sesak nafas.

Kepergian Rina Gunawan tentu menyisakan kesedihan di hati keluarga besar bahkan rekan artis.

Meski sudah 4 hari Rina Gunawan meninggal dunia, masih banyak yang mengenang kebaikan istri Teddy Syach.

Saat ditemui para awak media, Teddy Syach bahkan masih sedih karena kehilangan sosok istri tercinta.

Ia masih mengenang masa-masa indah ketika masih bersama-sama Rina Gunawan.

Teddy Syach juga mengungkap kondisi anak-anaknya ketika tahu sang ibu harus berpulang.

Saat itu Teddy Syach dan kedua anaknya harus memantau kondisi Rina Gunawan lewat video call karena saat itu mantan pemain sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu dirawat di ICU.

Teddy Syach bahkan sempat membimbing Rina Gunawan saat detik-detik terakhir.

Ketika saat melihat dan membimbing Rina Gunawan, betapa terkejutnya Teddy Syach bahwa anak laki-lakinya yang bernama Aqshal Ilham Syafatullah mengalami kejang.

"Anak saya sempat kejang nih yang laki. Karena anaknya pendiam dan terlalu nyimpen gitu. Sempat kejang gitu," ucap Teddy Syach melansir dari kanal Youtube KH Infotainment pada Sabtu (06/03).


Ya, anak pertama Teddy Syach sempat syok lantaran tahu ibunya sedang menghadapi hidup dan mati saat itu.

Sebagai ayah, Teddy Syach langsung bertindak meski saat itu adalah saat terberat dalam rumah tangganya dengan Rina Gunawan.

"Pelan-pelan saya naikin lagi semangatnya, saya selalu nyabarin dia, bikin dia tetap tabah," kata Teddy.

Hingga akhirnya hal ini berhasil dilakukan Teddy Syach sampai mengantarkan Rina Gunawan ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Tanah Kusir.

"Engga mudah buat kami sebenarnya saat itu. Saya sudah hancur perasaannya saya saat itu," ucap Teddy Syach.

"Anak-anak juga sudah hancur disitu. Sampai 5 menit terakhir saya udah gak berani menampakkan karena gambaran itu saya gak mau anak-anak mengetahui. Handphone cuma saya tidurin, jadi cuma saya yang melihat," lanjutnya.

Teddy Syach saat itu berada di kamar bertiga bersama anak-anaknya menyaksikan detik-detik terakhir Rina Gunawan sampai akhirnya meninggal dunia.

"15 menit itu saat yang berat buat kami berempat," pungkas Teddy Syach.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar