Skip to main content

Miris! Berjasa Bawa Dangdut Dikenal Dunia Hingga Tewas Alami Kecelakaan Maut, Kondisi Rumah Pangeran Dangdut Ini Memprihatinkan


Industri musik dangdut tanah air memang seolah tak pernah ada matinya.

Musik dangdut yang dulu dianggap remeh kini justru menjadi ciri khas musik Indonesia.

Dangdut bahkan dikenal di seluruh penjuru dunia, bahkan perkembangannya pun terbilang begitu pesat.

Kebanyakan orang hanya tahu Rhoma Irama sebagai raja dangdut Indonesia dan Elvi Sukaesih sebagai ratunya.

Namun tak banyak yang tahu sosok Abiem Ngesti, pangeran dangdut Indonesia sesungguhnya.

Sosok Abiem Ngesti merupakan pedangdut yang mengawali karirnya sejak belasan tahun dan sukses menjunjung martabat musik dangdut hingga ke mancanegara.

Sayangnya, kecelakaan maut membuat Abiem Ngesti harus mengembuskan napas terakhirnya di tahun 1995.

26 tahun pasca kematiannya, terungkap kondisi rumah Abiem Ngesti yang memilukan batin.

Hal ini diketahui dari unggahan akun gosip @nenk_update yang diunggah pada (24/03/2021).

Akun tersebut mengunggah video singkat yang memperlihatkan kondisi rumah tempat mendiang Abiem Ngesti disemayamkan.

"Di sinilah rumah penyemayaman jenazah seorang pangeran dangdut 'ABIEM NGESTI'," tulis sang pengunggah video.

Kondisi rumah yang menjadi persemayaman Abiem Ngesti begitu memprihatinkan.


Dari gerbang luar yang sudah berkarat, terlihat rumah itu tak terurus dengan banyaknya tumbuhan yang mulai mengering.

Daun dan rumput tinggi memenuhi pekarangan rumah yang diduga milik keluarga Abiem Ngesti itu.

Suasana mencekam terlihat dari luar, apalagi dinding tembok rumah mulai menghitam dan terkelupas karena tak berpenghuni lagi.

Menurut pengunggah video, pasca meninggalnya sang pangeran dangdut, rumah itu sempat ditempati nenek Abiem Ngesti sebelum meninggal dunia.

Abiem Ngesti meninggal dunia di usianya yang masih 16 tahun karena terlibat kecelakaan maut di Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat pada 19 Agustus 1995 lalu.

Mobil yang membawa Abiem Ngesti menabrak truk gandeng yang tengah berhenti di bahu jalan hingga menyebabkan sang pangeran dangdut meninggal di tempat.

Kecelakaan maut itu juga merenggut nyawa ibunda Abiem Ngesti, Yuli Ismawati (39 tahun); adiknya, Sakti (6 tahun); dan pamannya, Kaswito (43 tahun) beserta anak Kaswito, Prima (10 tahun).

Sosok Abiem Ngesti begitu berjasa karena dirinya berhasil mengharumkan musik dangdut hingga ke mancanegara.

Dilansir dari unggahan akun @nenk_update, album Ini Dangdut milik Abiem Ngesti dijadikan soundtrack film Hollywood, Blackhat tahun 2015 lalu yang digarap sutradara kondang Michael Mann.


Dikutip dari Suar.ID, album kesebelas “Dahsyat” rupanya sebagai album terakhir Abiem Ngesti sebelum meninggal.

Prestasi perjalanan karier Abiem Ngesti, untuk album Pangeran Dangdut meraih penghargaan HDX Awards dan masuk nominasi BASF Awards.

Meski kini raganya telah tiada, namun karya-karya Abiem Ngesti masih dikenal masyarakat sampai saat ini.

Beberapa diantara karyanya yang fenomenal adalah Pangeran Dangdut, Ini Dangdut, Rocker Dangdut, Bandar Dangdut, Sekarang Dangdut, Sonia, Dahsyat, dan lagu lainnya.

Sementara jasad Abiem Ngesti sendiri di makamkan di daerah kelahirannya, Kudu, Jawa Tengah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar