Skip to main content

Terjerat Skandal Video Syur 10 Tahun Lalu, Cut Tari Rupanya Didesak Sosok Ini hingga Mau Buat Pengakuan dan Bebaskannya dari Hukuman Penjara

Tersandung kasus video syur, Cut Tari awalnya tak mau mengaku hingga didesak sosok ini buat pengakuan yang bebaskannya dari jeruji besi

Kasus video syur mirip Gisella Anastasia seakan mengingatkan masyarakat dengan yang menimpa Ariel NOAH, Luna Maya dan Cut Tari.

Video tersebut viral pada 2010 dan membuat Ariel mendekam di penjara selama 1 tahun 7 bulan.

Hotman Paris, kuasa hukum yang menangani kasus tersebut bahkan buka suara.

Melalui tayangan YouTube Cumicumi yang diunggah (10/11/2020) Hotman menjelaskan hukuman yang akan diterima penyebar video tersebut.

"Jadi begini, kita kan belum tahu cewek di video tersebut. Dugaan sementara kan mirip artis terkenal," ucap Hotman Paris.

"Yang jelas saya ingatkan hati-hati karena dulu saya pegang kasus CT, saya pengacaranya," jelasnya.

Ia bahkan membongkar apa yang dilakukannya dulu sehingga kliennya takut mendekam di penjara.

"Yang ada CT, ada LM sama si cowok (menirukan gaya anak band) AR," tutur Hotman.

"AR itu tidak menyebarkan waktu itu hanya ada mahasiswa datang ke rumahnya, waktu itu ada laptop di meja," terang Hotman.

"Oleh pengadilan dianggap itu kelalaian, jadi hati-hati Anda yang bikin video kalau itu menyebar," tegasnya.

Hotman meminta siapapun artis yang tengah mengalami masalah ini untuk berhati-hati.

"Kasus si AR lalai kena juga, tapi dalam UU ITE memproduksi video porno juga bisa dikaitkan Undang-undang Pornografi dengan hukuman 15 tahun penjara," terang Hotman Paris.

Diakuinya, Hotman lah yang meminta Cut Tari untuk membuat pengakuan agar kasus hukum tak berlanjut.

"Waktu itu saya yang suruh mengaku karena dia memang enggak tahu apa-apa," ucap Hotman Paris.

"Dia cuma sibuk doang, kan yang memproduksi (merekam) bukan dia (Cut Tari)," jelas Hotman Paris.

Usai membuat pengakuan, Cut Tari terbebas dari jeratan hukum dan dinyatakan tidak bersalah.

"Tapi kan memang dia tidak tahu apa-apa, (merekam) tanpa persetujuan dia," pungkasnya.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar