Skip to main content

Selama Ini Jadi Garda Terdepan untuk Jonathan Frizzy, Benny Simanjuntak Mendadak Ucap Tak Akan Bela Kepokanannya, Kenapa?


Masalah rumah tangga Dhena Devanka dan Jonathan Frizzy masih terus berlanjut dan semakin memanas.

Dhena Devanka mulai membuka soal keretakan rumah tangganya dengan Jonathan Frizzy, yang sudah bertahan selama sembilan tahun.

Dilansir dari TribunSeleb, selama dua tahun terakhir, Dhena Devanka menyebut Jonathan Frizzy sangat berubah setelah ia ketahui sang suami diduga berselingkuh dengan seorang wanita, yang diduga Ririn Dwi Ariyanti.

Bahkan, Dhena Devanka mengakui sudah sempat membahas isu perselingkuhan Jonathan Frizzy secara langsung.

Dimulai dari gugatan cerai Dhena Devanka, biduk rumah tangga Jonathan Frizzy kini semakin bergulir bak bola liar lantaran adanya isu KDRT.

Ya, Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka sekarang sedang berperang di jalur hukum dengan menuding satu sama lain melakukan KDRT.

Di balik semua permasalahan ini, Jonathan Frizzy diketahui selalu mendapat dukungan dari sang paman, Benny Simanjuntak.

Diketahui dari Grid.id, Benny Simanjuntak memang dikenal selalu pasang badan untuk membela keponakannya.

Hingga melalui akun Instagram pribadinya @bennysimanjuntak_, Minggu (3/10/2021), Benny Simanjuntak kembali buka suara terkait masalah Ijonk.

Kali ini, Benny Simanjuntak menjelaskan bahwa alasannya kerap ikut campur masalah rumah tangga Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka adalah semata-mata ingin menjadi pihak penengah.

"Saya di sini hanya penengah, penengah itu dalam arti penengah yang untuk menyeimbangkan persoalan ini supaya tidak pro ke salah satu," kata Benny Simanjuntak.


Namun setelah menjelaskan perannya, secara blak-blakan Benny Simanjuntak kemudian berujar bahwa dia tidak selalu mendukung sang keponakan.

Bahkan Benny Simanjuntak menyebut Jonathan Frizzy sebagai orang yang susah untuk dinasehati.

"Saya juga gak begitu pro pro banget ke Jonathan, karena Jonathan itu orangnya susah dibilangin, dia itu terlalu percaya dengan dia tidak bersalah," ujarnya.

"Tapi kan sekarang zamannya medsos, banyak orang gila cocok dengan orang gila, banyak orang sinting cocok dengan orang sinting, banyak orang baik ketemunya dengan orang baik, itu adalah dunia medsos," serunya.

Oleh karena itu, menurut Benny Simanjuntak rasanya tidak salah apabila dia kerap menampakkan batang hidungnya untuk membagi kebenaran kasus tersebut.

"Tapi kan kalau kita untuk menunjukkan kebenaran gak salah dong kita tampil," ucapnya.

"Mau masalah itu dihujat tidak dihujat, sepaham tidak sepaham ya tidak apa-apa, karena mentok-mentok ujung-ujungan, dua-dua terdakwa, dua-dua tersangka, dua-dua yang menanggung masuk penjara gitu loh," paparnya.

Benny Simanjuntak mengaku bila seandainya Jonathan Frizzy memang bersalah, maka keponakannya itu memang harus berani bertanggung jawab.

"Jadi silahkan aja, saya walaupun Jonathan keponakan saya kalau dia bersalah gapapa dia harus menjalankan bersalah," ucapnya.

"Tapi yang jago drama juga bersalah harus bersalah, jadi tidak ada saya mau mengintervensi masalah ini ke masyarakat, saya hanya tampil sebagai penunjuk kebenaran," pungkasnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar