Skip to main content

Foto Tampang Kakek Suhud Banjir Simpati, Klarifikasi Baim Wong Disebut Pelintir Fakta Sebenarnya: Dia Cerita yang Bukan-bukan


 Foto tampang kakek Suhud yang tersebar luas di media sosial banjir simpati dari netizen. Kakek Suhud juga menyebutkan klarifikasi yang dilakukan oleh Baim Wong memelintir fakta sebenarnya. "Dia cerita yang bukan-bukan," kata kakek Suhud. 

YouTuber kondang Baim Wong menjadi sorotan publik usai aksinya yang terekam dalam salah satu konten YouTube kanalnya viral di media sosial. Dalam konten itu, suami Paula Verhoeven ini kepergok memarahi dan mengusir seorang kakek. 

Melihat sikap kasar Baim Wong terhadap orang tua itu, netizen langsung bereaksi di media sosial. Mereka ramai-ramai mengecam aksi ayah Kiano Tiger Wong itu. 

Sejak menjadi perbincangan, foto tampang kakek yang dimarahi Baim Wong dibanjiri simpati. Bukan hanya itu, banyak pihak menggali identitas dan latar belakang kakek yang disebut membuntuti Baim Wong dengan motor itu. 

Terdorong kejadian yang viral, pegiat sosial Tubagus Zainal Arifin alias Uncle Teebob mencoba mencari tahu informasi mengenai kakek yang "diusir" Baim Wong itu. Uncle Teebob akhirnya mampu mendapatkan informasi lebih jauh tentang pria lanjut usia tersebut. Nama kakek itu diketahui bernama Suhud.

Menurut Uncle Teebob, kakek Suhud sedang membutuhkan pengobatan. Kakek Suhud mulai sering kelelahan karena berjualan keliling. Itu sebabnya, kakek Suhud bercita-cita membuka usaha di kontrakannya.

"Ternyata bapak meminta bantuan untuk pengobatan kakinya yg sakit jadi bukan mengemis," tulis Uncle Teebob di Instagram pribadinya, Selasa (12/10/2021). Uncle Teebob pun menggalang dana dan sudah terkumpul Rp 7 juta.

Foto tampang kakek Suhud yang kini muncul di banyak akun penggalangan donasi banjir simpati dari netizen. Foto tampang kakek Suhud semakin viral gegara dia juga diundang menjadi bintang tamu dalam konten YouTube milik Nikita Mirzani. 

Nikita Mirzani menyampaikan pesan dari kakek Suhud. "Jadi sebenarnya bapak itu simple aja sih dia pengin Baim minta maaf aja sih. Dan kalau dari keluarganya minta video itu segera di-takedown gitu," kata Nikita Mirzani saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (12/10/2021).

Setelah ditanya Nikita, Kakek Suhud mengaku hanya ingin menjajakan buku dagangannya kepada Baim Wong. Bukan seorang pengemis. Nikita menambahkan, keluarga Kakek Suhud tak terima Kakek Suhud disebut pengemis oleh Baim Wong.

Baim Wong sendiri sudah membuat klarifikasi atas aksinya yang disebut memarahi dan mengusir kakek Suhud. 


Baim Wong sudah menjelaskan soal alasan dirinya menegur pria tersebut. Dalam kondisi motor tengah berjalan pria tersebut berteriak memanggil nama Baim Wong yang sedang mengajak Kiano.

"'Baim minta uang dong, minta uang.' Dan dia lakuin itu di atas motor yang lagi berjalan, bukan berhenti," ungkap Baim Wong kepada awak media detik, Senin (11/10/2021) dan menjelaskan kejadian tersebut memang tidak terekam dalam kamera yang merekam kegiatannya saat itu.

Hal itu dinilai Baim Wong merupakan cara yang tidak sopan. Tentu cara seperti itu juga bisa membahayakan keselamatan. Baim Wong juga mewajari penilaian orang terhadap dirinya karena tidak semua kejadian direkam dan dia perlihatkan.

"Terlihat sangat-sangat tidak sopan cara mintanya. Itu saja sebenarnya saya sudah mau marah karena dia minta uang di tengah jalanan di saat motor lagi jalan dan saya lagi sama Kiano. Kalau terjadi apa-apa, siapa yang mau disalahkan? Itu sangat di luar batas dan bahaya," tegasnya.

"Kita sebagai manusia normal, pasti ada kejengkelan, dan kekesalan. Kadang malah suka kebablasan untuk marah. Tapi pembelajaran saya kepada mereka yang tidak sopan, saya lakuin dengan cara yang berbeda-beda. Salah satunya seperti yang kalian lihat di video. Dan saya yakin semua orang mempunyai cara yang berbeda-beda," beber Baim Wong.


Baim Wong juga menyoroti bagaimana netizen yang menilai dari satu sudut pandang saja. Akan tetapi, Baim Wong juga tak mau menyalahi persepsi orang.

Suami Paula Verhoeven itu menilai wajar setiap orang punya pandangan berbeda-beda. Akan tetapi, Baim Wong mewanti-wanti dalam memberikan pernyataan dan pendapat.

"Terkadang mereka yang mengomentari suatu kejadian (netizen) tidak pernah menanyakan dari sudut pandangan orang yang bersangkutan. Cuma saya pun nggak pernah menyalahkan mereka ketika punya persepsi seperti itu. Semua pandangan orang beda-beda dan saya pun nggak pernah mempermasalahkannya," tutur Baim Wong.

"Hanya saya mengingatkan, hati-hati dalam memberikan pernyataan. Takut menjadi salah persepsi, dan akhirnya menjadikan orang benci kepada orang lain karena belum tentu apa yang dilihat itu sesuai dengan bayangan yang ada di pikiran orang yang melihat," ungkapnya.

Baim Wong juga menerima apabila ada pihak-pihak yang tidak menerima dengan sikapnya memperlakukan pria tua tersebut. Dia menegaskan sangat lumrah setiap orang punya pemikiran dan cara pandang yang berbeda.


"Kalau pun sampai sekarang ada orang yang tidak suka dengan cara saya, saya pun tidak apa-apa. Dan saya sama sekali tidak ada rasa kesal sedikitpun dengan mereka. Karena semua orang cara pandangnya berbeda-beda dan cara berpikirnya pun berbeda-beda," tegasnya.

Baim Wong menjelaskan perihal prinsipnya. Dirinya tidak menyukai dengan orang-orang yang merendahkan diri mereka sendiri demi mendapat belas kasihan. Dia pun memberikan contoh tentang pria itu yang mengatakan usianya sudah berusia 77 tahun.

"Dari dulu saya tidak pernah suka dengan orang yang merendahkan dirinya sendiri untuk bisa dikasihani dan akhirnya diberi uang. Terlalu banyak orang yang saya temui di jalan, lebih tua dari dia, 90-100 tahun dia masih kerja dan nggak minta-minta. Bahkan yang cacat pun sama, dia nggak pernah minta uang sama saya. Apalagi dengan cara mengemis," ceritanya.

"Saya orang yang punya prinsip. Ketika seseorang bilang kelemahannya dengan harapan untuk dikasihani sama orang lain, saya sudah tahu karakter dia di kehidupannya seperti apa. Perlu kita kasihani? Tergantung kalian. Tapi kalau saya tidak. Lebih baik saya kasih uang saya untuk orang yang lebih menghargai kehidupannya. Bersyukurlah dengan pemberian-Nya. Bekerjalah bukan mengemis. Malu sama Allah. Dikasih napas pun untuk ibadah, itu sudah karunia yang besar," tutup Baim Wong.


Baim Wong mengutarakan permintaan maafnya kepada kakek Suhud, kakek yang sudah memarahinya beberapa waktu lalu. Dalam Instagram miliknya, Baim Wong mengutarakan permintaan maafnya itu.

"Lahirnya Eldrago adalah moment saya untuk belajar..Ketika Allah kasih teguran untuk saya.. berarti Allah masih sayang sama saya.. Ga ada perasaan yg lebih senang daripada sekarang..Ga henti2nya saya Bersyukur untuk bilang Alhamdulilah ..karena kejadian ini," jelasnya dalam Instagram miliknya.

Dalam kesempatan itu, Baim Wong bukan hanya meminta maaf kepada sang kakek, tapi juga ingin bertemu langsung untuk mengutarakan niat tulusnya meminta maaf.

"Maap untuk kesalahan saya..Untuk Kakek Suhut ..Maap ya .. saya salah..Seharusnya saya bisa lebih sopan..Banyak belajar saya..Kalau memang diijinkan..Insyaallah nanti kalau bisa, saya mau ketemu untuk bilang langsung..Sekali lg maap Pak," sambungnya lagi.

Baim Wong juga menuliskan pesan untuk anak keduanya ini. Baim Wong mengatakan jangan kejadian ini dianggap sebagai kesialan.


"Untuk Kenzo Eldrago ..Moment ini ada ketika km lahir.. Papah yakin, nantinya km Akan jadi anak yg kuat .. Jangan bilang karena km lahir ,papah jd begini.dan bilang ini kesialan.. Kebalikannya sayang.. Papah Bersyukur adanya kejadian ini.. Ga salah papah namain km Eldrago.. Km yg ngajarin Papah untuk bisa lebih menghargai kehidupan.. love u anakku ...Maap ya semuanya," bebernya lagi.

Sebelumnya, Paula Verhoeven sudah meminta maaf kepada semua orang. Paula juga bersedia pasang badan untuk suaminya itu.

"MasyaAllah Tabarakallah My support system," buka Paula Verhoeven dalam Instagram miliknya.

"Orang berhak berpendapat, orang berhak men-judge, tp yg tau diri kita itu kita sendiri... Ga perlu jg Justification dr orang lain. Yang terkadang kita lupa itu untuk belajar jadi pemaaf, berhenti menjadi pembenci, berhenti menyalahkan orang, dan belajar memperbaiki diri," sambungnya lagi.

"Karena kita terlalu fokus sm kehidupan orang lain... Apapun masalah yg kita hadapin skg, semoga bs menjadikan kita pribadi yg lebih baik lg. Amin. We can't control other people, but we can control our reactions to them... #selfreminder #positivevibes," paparnya lagi.

Mendengar Baim Wong sudah melakukan klarifikasi, kakek Suhud buka suara. Dia menjelaskan kronologi kejadian versi dirinya. Mulanya kakek Suhud memang sengaja menawarkan buku setelah salat Jumat ke Baim Wong.

"Saya tahu ini Pak Baim Wong yang sering nolong-nolong orang." ujar Kakek Suhud dalam sesi wawancara bersama Nikita Mirzani di YouTube Langit Entertainment.

Kakek Suhud membantah pernyataan yang menyebutnya terus memepet motor yang dikendarai Baim Wong. Dia menyebut kondisi itu tidak mungkin terjadi karena kondisi motornya. "Dia cerita yang bukan-bukan saya mepet dia, tapi kan motor saya jadul," klaimnya.

Pada satu titik, Baim Wong menolak membeli buku Suhud Arif. Namun pada waktu yang bersamaan, suami dari Paula Verhoeven tersebut membagi-bagikan uang ke sopir ojek online.


"Saya tunjukin nggak mau tahu, buku-buku yang saya bawa. Saya diem aja, akhirnya dia ngeledek saya, orang ojol pada dipanggilin, dikasih duit," tuturnya.

Kakek Suhud kemudian menangis saat mengingat kejadian dirinya dimarahi oleh Baim Wong. Ia mengaku trauma atas kejadian itu. "Saya jadi trauma, kok gini, kok gini, nggak biasanya," ucapnya lirih.

"Sakit hati juga, mbak (disebut pengemis), tapi namanya orang kecil ya saya diam saja. Saya duduk saja merenungi diri sendiri," ungkap kakek Suhud. 

Kini, foto tampang Kakek Suhud yang tersebar luas di media sosial banjir simpati. Dia menyebutkan klarifikasi Baim Wong memelintir fakta sebenarnya. "Dia cerita yang bukan-bukan," tandas kakek Suhud.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar