Skip to main content

'Foto Ini Gue Capture Sendiri' Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Lukman Sardi Syok Terima WA Duka Cita, Ibnu Jamil Berbela Sungkawa


 Aktor Lukman Sardi syok menerima WhatsApp (WA) yang berisi kabar duka. Padahal, dia masih menyimpan foto almarhum. Katanya, "foto ini gue capture sendiri." Ibnu Jamil ikut berbela sungkawa. 

Pada Rabu (6/10/2021) Lukman Sardi mengunggah sebuah foto yang berbeda di akun Instagram pribadinya. Biasanya Lukman Sardi mengunggah foto dirinya bersama istri tercinta atau memajang potret kebahagiaan keluarga kecilnya. 

Lukman Sardi juga kerap mengunggah kegiatan sehari-harinya yang berkaitan dengan dunia film, yang memang sudah digelutinya sejak lama. Kadang kala dia bercerita masa mudanya melalui foto yang diunggah. Untuk menepis bosan, Lukman Sardi memamerkan foto anak-anaknya yang sudah tumbuh semakin besar. 

Namun, ada yang berbeda dalam unggahan terakhir anak seniman biola Idris Sardi itu. Dia membagikan foto yang menampilkan seorang figur sederhana. Saat kita baca keterangan foto, Lukman Sardi rupanya syok menerima WA duka cita. 

"Malam ini, tiba-tiba ada WA yang mengabarkan Mas Gunawan sudah tidak ada. Shock banget, ngecek sana-sini apakah berita ini benar dan ternyata dikonfirmasi benar," tulis Lukman Sardi di Instagram seperti dikutip Fotokita.net, Rabu (6/10/2021).

Rupanya, Lukman Sardi turut berduka atas kepergiaan seniman yang juga aktor kawakan Gunawan Maryanto.  Lukman Sardi masih tidak percaya ketika mendengar kabar kepergian pemeran Wiji Thukul dalam film Istirahatlah Kata-kata itu.

Seperti kebetulan, sebelum menerima WA duka cita, Lukman Sardi baru saja baru saja membuka foto-foto sewaktu di Locarno Film Festival. Lukman Sardi mengunggah salah satu foto yang ia temukan ke Instagram, foto mendiang Gunawan Maryanto.

"Foto yang memang gue capture sendiri. Tahun lalu menjadi hal yang sangat luar biasa di saat Mas Gun menjadi Aktor terbaik di FFI 2020. dan saat ini Mas Gun kembali ke pangkuanNya, ujar Lukman Sardi dengan nada sedih.

Lukman Sardi mengucapkan salam perpisahan kepada Gunawan Maryanto.

"Selamat jalan Mas Gun, terima kasih atas karya-karyamu. Dan itu semua akan selalu menjadi kenangan berharga. Dan aku akan memainkan karyamu dengan sebaik mungkin. Rest In Peace Mas @gunawanmaryanto ????????????," tutupnya dengan rasa mendalam. 

Foto Gunawan Maryanto yang diunggah Lukman Sardi membuat Ibnu Jamil berbela sungkawa. "RIP ????????," tulis suami Ririn Ekawati itu sebagai ungkapan duka. 

Gunawan Maryanto, seniman Tanah Air, telah berpulang ke pelukan Yang Maha Kuasa pada Rabu (6/10/2021). Gunawan Maryanto yang dikenal sebagai pemeran Wiji Thukul dalam film "Istirahatlah Kata-Kata" menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Ludira Husada Tama, Yogyakarta.

Artis peran sekaligus penulis itu dikabarkan meninggal dunia akibat mengalami serangan jantung. Meninggal dunia di usia 45 tahun, ini sosok Gunawan Maryanto. Gunawan Maryanto lahir di Yogyakarta pada 10 April 1976.

Dia dikenal dengan karya sastranya seperti puisi, cerpen, dan kritik sastra yang kerap kali dimuat di media massa. Kiprah seorang Gunawan Maryanto di dunia seni dan sastra berhasil membuat dirinya mengembangkan Teater Garasi. Teater Garasi adalah komunitas seni yang berbasis di Bantul, Yogyakarta.

Sejak 2004, karya sastra Gunawan telah melanglang buana di berbagai media massa. Satu dekade kemudian, Gunawan Maryanto melebarkan sayapnya ke dunia perfilman Tanah Air.

2014 jadi tahun penanda Gunawan membawa dirinya menjadi pelatih akting di film "Kau dan Aku Cinta Indonesia."

Di tahun yang sama, seniman yang akrab disapa Cindil itu didapuk jadi aktor dalam film "Guru Bangsa: Tjokroaminoto." Sejak saat itu, sederet judul film menjadi bagian dari perjalanan karier Gunawan Maryanto. Di antaranya "Mencari Hilal", "Gangster, Nyai", "Istirahatlah Kata-Kata", dan "Hiruk-Pikuk si Al-Kisah."

Perannya sebagai Wiji Thukul di film "Istirahatlah Kata-Kata" berhasil mengantarkan dirinya mendapatkan penghargaan dari Usmar Ismail Award 2017 sebagai Aktor Pria Terbaik.

Bukan hanya itu, perannya sebagai Siman dalam "Hiruk-Pikuk si Al-Kisah" yang dirilis pada 2020 membawa Gunawan Maryanto menjadi pemenang dalam kategori Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang penghargaan Festival Film Indonesia. Karya sastra Gunawan Maryanto juga tak lepas dari prestasi.

Sederet puisi yang ia tulis seperti "Kupanggil Kau Batu" dan "Jineman Uler Kambang" berhasil mendapatkan anugerah dari Sih Award dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Kini Gunawan Maryanto telah tiba di tempat peristirahatan terakhirnya. Karya-karya yang telah ia ciptakan akan menjadi sejarah.

Kepergian Gunawan Maryanto ini dikabarkan oleh Teater Garasi melalui akun Instagramnya.

"Mohon doa untuk keluarga kami, yang telah pergi terlebih dulu, sangat cepat, hingga kami tak tahu harus berkata apa. Mas Cindhil, Gunawan Maryanto telah pergi meninggalkan kami semua. Kami tak tahu harus berkata apa," tulis akun @teatergarasi.

Sebagai informasi, Gunawan Maryanto adalah pengelola Teater Garasi. Ia juga menyelenggarakan Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) bersama Joned Suryatmoko setiap tahun di berbagai kota.

Gunawan Maryanto dinobatkan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2020 berkat aktingnya di film Hiruk Pikuk Si Al-Kisah (The Science of Fictions). Gunawan Maryanto juga memenangi penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Usmar Ismail Award melalui film Istirahatlah Kata-kata. Dalam film itu, Gunawan berperan sebagai seniman dan aktivis Wiji Thukul.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar