Skip to main content

Terungkap, Ini Foto Ayah Coki Pardede yang Punya Profesi Mentereng, Kini Anak Sulungnya Disebut Miliki Kelainan


Komika Coki Pardede kini sedang berurusan dengan pihak kepolisian usai tertangkap basah memakai narkoba jenis sabu. Ini foto ayah Coki Pardede yang punya profesi mentereng. Kini, anak sulungnya disebut punya kelainan. 

Polisi telah menentukan status hukum terhadap Coki Pardede setelah ditangkap dalam kasus sabu. Coki Pardede ditetapkan sebagai tersangka. Selain Coki Pardede, polisi menetapkan pengedar perempuan bernama Welly dan bandar bernama Riski sebagai tersangka.

"Tiga orang sementara sebagai tersangka, kami akan proses," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Sabtu (4/9/2021).

Setelah ditangkap dengan barang bukti sabu di tangan, Coki Pardede akhirnya telah buka suara. Di depan kamera awak media, Coki Pardede menyampaikan permintaan maaf.

"Sama minta maaf ke keluarga, terutama Ayah dan Ibu, manajemen, karena ini langsung interaksi ke pekerjaan saya dan juga minta maaf kepada orang orang yang menikmati karya saya. Mohon bersabar dulu," kata Coki dalam jumpa pers.

Coki meminta maaf kepada fans. Dia meminta fans bersabar menunggu karyanya. "Karena ada urusan penting, yaitu untuk kesembuhan saya dari ambisi kecanduan obat-obatan terlarang," katanya.

Rupanya ayah Coki Pardede punya profesi mentereng. Ini foto ayah Coki Pardede yang sempat menjadi sorotan usai potretnya diunggah di akun Instagram sang komika. 

Coki Pardede masuk dalam deretan artis yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Rekan duet dari Tretan Muslim itu ditangkap di rumahnya di kawasan Pagedangan, Tangerang, Rabu (1/9/2021). Polisi mengungkap Coki Pardede sedang bersama seorang pria saat ditangkap. Siapa pria itu?

"Jadi saat digeledah tidak ada perempuan. Ada temannya cowok, tapi temannya tidak terlibat dalam perkara ini," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo di kantornya, Sabtu (4/9/2021).

Pratomo tidak mengungkap lebih lanjut soal sosok teman pria Coki Pardede ini. Pratomo hanya menjelaskan pria ini ada di situ karena dipanggil oleh Coki Pardede, namun tidak memakai sabu.

"Dia hanya dipanggil, tidak bersama-sama menggunakannya," katanya.

Coki Pardede lahir dengan nama asli Reza Pardede pada 21 Januari 1988. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Ayah Coki Pardede bernama Hannibal Pardede. Ayah Coki Pardede rupanya punya profesi mentereng.

Ayah Coki Pardede memiliki gelar dokter. Beberapa waktu lalu, Coki Pardede dua kali mengunggah foto sang ayah dengan menuliskan nama lengkapnya. Foto pertama, Coki Pardede mengunggah foto keluarganya dengan sang ayah duduk di bagian tengah. 


Dalam foto keluarga yang menunjukkan sosok sang ayah, Coki Pardede menuliskan keterangan khusus.

"Selamat hari ayah. dr. Hannibal Pardede," tulis Coki Pardede dalam foto keluarga yang diunggah pada 20 Juni lalu. 

Foto ayah Coki Pardede menuai banyak komentar dari netizen. Hingga saat ini tercatat lebih dari 2.300 komentar. Banyak di antara mereka yang tak menyangka ayah Coki Pardede memiliki profesi mentereng, yaitu seorang dokter umum. 

Selang satu hari, Coki Pardede kembali mengunggah foto yang kembali menampilkan figur sang ayah. Namun, yang berbeda adalah Coki Pardede mengunggah foto dia berhasil menggondol gelar sarjana. Dia menampilkan foto dia mengenakan toga bersama sang ayah dan ibu. 

Coki Pardede menuliskan keterangan foto yang menyertakan figur ayah dan ibunya. "Setelah di fikir fikir ijazah gw gak jadi jalur penghidupan gw juga. Gw lulus Kuliah lho 2014. Di GunadarWhy. S1 Sastra Inggris.

Buku buku di belakang itu wallpaper. Harus nya gw, "Reza Pardede S.S"," tulis Coki Pardede di unggahan akun Instagramnya.


Apabila ditelusuri dalam laman Google, ayah Coki Pardede meraih gelar dokter dari Universitas Trisakti. Hannibal Pardede berprofesi sebagai dokter umum di wilayah Depok, Jawa Barat.

Coki Pardede sendiri diketahui telah mengikuti komunitas stand up di Depok. Ia tercatat bergabung di Stand Up Indo Depok dan komika dari almamater Universitas Gunadarma, Depok.

Dalam penelusuran lainnya, ayah Coki Pardede diketahui menjabat Direktur Operasional Rumah Sakit Bhakti Yudha, di Pancoran Mas, Depok. Beberapa waktu lalu, rumah sakit ini sempat menjadi sorotan lantaran salah seorang dokternya diduga melakukan tindakan malpraktik terhadap pasien yang kemudian meninggal dunia. Sebagai salah seorang petinggi rumah sakit, ayah Coki Pardede telah membantah tudingan itu. 

Kini, anak sulung dokter Hannibal Pardede menjadi penghuni dinginnya bui polisi. Terlebih lagi, anak sulungnya disebut memiliki kelainan. 

Saat dilakukan penangkapan, komika yang terkenal lewat jokes-jokes dark-nya itu sedang 'nge-fly' atau mabuk usai menggunakan sabu dan asik menonton video panas sesama jenis.


"(Saat penangkapan) Dia sendiri habis pakai (sabu) di ruangannya," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Deonijiu De Fatima, Jumat (3/9/2021). 

Disinggung mengenai video panas sesama jenis yang sedang ditonton Coki saat itu, Deonijiu tak mau berkomentar banyak. "Ini lain konteksnya, kami ke narkoba dulu," tuturnya.

Keterangan detail mengenai temuan Coki sedang menonton video panas sesama jenis didapatkan dari AKBP Pratomo Widodo. Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota itu mengatakan bahwa ada kelainan dalam diri Coki.

"Jadi begini, itu masalah pribadi ya. Jadi memang dia ada kelainan dalam dirinya. Dia menyampaikan bahwa saya sakit pak. Iya dia mengakui," tuturnya.

Saat ini Satres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Coki Pardede untuk mendalami kasus penyalahgunaan narkoba tersebut.

"Yang bersangkutan saat ini dalam proses pendalaman, kemudian saya perintahkan kepada Kasat narkoba dan timnya untuk melakukan gelar perkara untuk ditingkatkan menjadi tersangka. Kami juga masih melaksanakan pengembangan untuk mencari dan menyelidiki, menangkap bandarnya," kata Deonijiu De Fatima.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar