Skip to main content

Pamer Foto Bareng Deddy Corbuzier, Aib Ketua KPI Agung Suprio Dikuliti Najwa Shihab, Dokter Tirta: Masih Bisa Ketawa Yo Pak


Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio memamerkan foto bareng Deddy Corbuzier di akun Instagram pribadinya. Belakangan, aib Ketua KPI dikuliti Najwa Shihab hingga memancing sindiran Dokter Tirta, "masih bisa ketawa yo pak."

KPI saat ini sedang menjadi sorotan publik. Penyebabnya, bermula dari aduan pelecehan dan perundungan yang dialami salah satu anggotanya berinisial MS. Komisioner KPI, Nuning Rodiyah mengaku tidak pernah menerima aduan pelecehan dan perundungan yang dialami anggotanya.

Kata Nuning, korban memang pernah meminta untuk pindah divisi. "Itu pun juga disampaikan ke saya secara pribadi yang bersangkutan masuk ke ruangan saya, menanyakan kalau bisa pindah ke divisi lain," kata Nining di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis, 2 September 2021.

Kasus pelecehan dan perundungan yang dialami anggota KPI itu tersiar ke publik. Dari situ, nama Agung Suprio disebut-sebut lantaran menjadi pimpinan lembaga ini sejak tahun 2019 hingga 2022. Publik ingin mengetahui pandangan Agung Suprio terhadap kasus pelecehan yang muncul di lembaga yang dipimpinnya. 

Agung Suprio mau buka suara terkait kasus pelecehan dan perundungan yang menimpa salah satu anggota KPI. Dia berbicara di depan Deddy Corbuzier dalam sebuah tayangan podcast yang juga disiarkan melalui kanal YouTube mantan mentalist itu. Sebelum wawancara dilakukan, Agung Suprio memamerkan foto bareng Deddy Corbuzier.

Saat berbincang dengan Deddy Corbuzier, Agung Suprio mengaku marah besar atas dugaan pelecehan dan perundungan di internal KPI. Ia mengaku seperti merasa dijatuhi bom di Kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 ketika mendapat surat dari korban.

“Waktu itu jam 3, 1 September 2021, dapat pesan, surat dari korban, gue baca, langsung gebrak meja di kantor, sampai kacanya retak, saking jengkelnya gue, ada kasus kayak gini di dalam KPI. Kayak gue dibom Hiroshima, Nagasaki. Sekretaris gue sampai masuk, nenangin,” ujar Agung di acara podcast Deddy Corbuzier, Kamis (9/9/2021).

Kasus ini terungkap usai beredar pesan berantai di WhatsApp soal dugaan pelecehan seksual yang terjadi di KPI Pusat. Dalam pesan itu, korban berinisial MS sudah pernah mengadukan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM pada 2017.

Dalam pesan tersebut, korban yang merupakan seorang pria mengaku sudah mengalami perundungan sejak 2011, sejak bergabung dengan KPI. Ia mengatakan sejak itu, kerap dirisak oleh beberapa seniornya. Dalam pesan tersebut, MS mencantumkan nama pelaku. MS mengatakan puncaknya pada 2015, ia mengalami kekerasan seksual. Insiden ini membuat dia trauma.

Agung mengaku belum menjadi ketua KPI saat kejadian itu. Ia masuk menjadi komisioner di KPI pada 2016. “Gue marah banget makanya gue gebrak itu. 2019 ada, tapi gue enggak tahu. Kalau tahu, kita investigasi,” ujarnya.


KPI, menurut Agung, prokorban dan memegang asas praduga tak bersalah. KPI melalui komisioner mendampingi korban untuk melapor ke kepolisian dan membuat berita acara. “Kita serahkan ke kepolisian, kita provictim,” katanya.

Deddy Corbuzier mempertanyakan sebagai ketua KPI, kenapa Agung memilih untuk provictim padahal belum terbukti. “Naluri saja sih, gue baca itu, gue geram banget, walaupun belum terbukti. Dari penjelasan komisoner yang ada di sana, terus gue tanya, ada semacam kekonsistenan cerita, ngapain dia bohong. Korban ini kayak trauma, takut, malu, ditambah sistem sosial kita, laki-laki ngapain sih ngadu, cemen,” ujarnya.

Meski terjadi di saat Agung belum bergabung dengan KPI, namun ia berjanji untuk memperbaiki lembaga yang dipimpin bersama komisioner lainnya. “Pertama akan bikin ruang konseling, ada evaluasi dan implementasi dari itu. Kedua, buat email untuk pengaduan, ada saja orang yang dibully takut ngomong, bisa email ke gue. Ketiga ada regulasi, peraturan KPI setiap orang yang melakukan tindakan bullying atau pelecehan langsung dipecat secara tidak hormat di luar urusan kepolisan,” kata Agung menejelaskan.

Sementara untuk terduga pelaku, Agung sudah merumahkan mereka. Tujuannya, agar mereka dapat lebih mudah mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Sedangkan untuk berita yang menyebutkan terduga pelaku akan melaporkan balik terduga korban, Agung mengaku tahu dari media.


Akibat kejadian ini Agung tidak menampik KPI mendapatkan gambaran negatif. Lembaga yang mengawasi tayangan perundungan di televisi, ternyata malah membiarkan perisakan terjadi di internal organisasi. “Ya malulah, masa enggak malu, gue malu banget,” ujarnya.

Usai tampil di acara podcast milik Deddy Corbuzier, Agung Suprio mendatangi studio Mata Najwa untuk memenuhi undangan sebagai narasumber dalam acara andalan presenter Najwa Shihab. 

Namun, nama Agung Suprio malah trending di media sosial. Sebab, aib Ketua KPI Agung Suprio dikuliti Najwa Shihab melalui kolom komentar akun Instagram pribadinya. Najwa Shihab membongkar kelakuan Ketua KPI Agung Suprio di studio Mata Najwa.

Menurutnya, Agung Suprio meninggalkan studio dan menolak diajak berdialog dengan pengacara MS, korban pelecehan seksual di KPI. Hal ini disampaikan Najwa Shihab melalui kolom komentar akun miliknya di Instagram.

"Ketua KPI tadi malam sudah hadir di studio Mata Najwa, bahkan sudah siap naik panggung tetapi tiba-tiba menolak berdialog ketika pengacara MS, korban di KPI sedang berbicara," ungkap Najwa Shihab, Jumat (10/9/2021).


Perempuan 43 tahun itu mengatakan kehadiran Agung Suprio sejatinya untuk membahas kasus pelecehan seksual di KPI atas laporan MS. Namun, Agung Suprio malah pergi dari studio setelah mendengar pernyataan pengacara dari MS. "Langsung keluar meninggalkan studio," sambung Najwa Shihab.

Karena mendadak meninggalkan studio, Agung Suprio pun batal berdialog dengan Najwa dan pihak pengacara korban serta LBH Apik.

Dalam acara tersebut, Najwa membahas soal korban yang akhirnya dilaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Hingga saat ini, Ketua KPI Pusat Agung Suprio belum buka suara terkait kejadian dirinya meninggalkan studio Mata Najwa seperti yang disampaikan Najwa Shihab.

Kasus pelecehan seksual terhadap MS di KPI tengah jadi perbincangan. MS telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Akan tetapi, beredar kabar bahwa MS terancam dilaporkan balik karena menyebarkan nama pelaku pelecehan.


Lantaran sudah dibilang kabur oleh Najwa Shihab, netizen ramai-ramai menggeruduk akun Instagram pribadi Ketua KPI Agung Suprio yang belum mendapat verifikasi tanda centang biru.

Akun Instagram Agung Suprio ini cuma memiliki 8.635 pengikut. Namun, gegara trending usai aibnya dikuliti Najwa Shihab, unggahan terakhir Agung Suprio mendapatkan lebih dari 10.816 komentar dari netizen. Dalam unggahan ini, Agung Suprio terlihat foto bareng Deddy Corbuzier. Dia juga merekam perbincangannya dengan sang mentalist. 

Foto Agung Suprio bareng Deddy Corbuzier mendapatkan sindiran menohok dari Dokter Tirta Hudhi Mandira. Dokter yang juga aktivis kesehatan ini menuliskan komentar, "masih bisa ketawa yo Pak." Dia berkomentar begini usai aib Ketua KPI Agung Suprio dikuliti Najwa Shihab. 

Sontak sindiran menohok Dokter Tirta mendapatkan lebih dari 11 ribu likes. Komentar ini juga menjadi ajang obrolan seru netizen. Hingga kini tercatat 594 balasan dari netizen. 

Sementara itu, Ketua KPI Agung Suprio sama sekali tak bereaksi terhadap sindiran Dokter Tirta. Dia juga tetap bungkam dan membiarkan netizen menggeruduk akun Instagram pribadinya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar