Skip to main content

Merasa Tidak Seperti yang Diberitakan, Pihak Keluarga Saipul Jamil Akhirnya Angkat Bicara Setelah Kasus Penyambutan hingga Munculnya Petisi Boikot


Setelah menjalani masa hukuman setelah 5 tahun 7 bulan yang dialami Saipul Jamil, pada tanggal 2 September 2021 silam dirinya dinyatakan bebas.

Hukuman tersebut lantaran kasus perbuatan cabul yang dilakukan Saipul Jamil.

Setelah menjalani hukuman tersebut, ternyata kebebasanSaipul Jamil cukup berlebihan.

Pasalnya, hal itu masih berdampak dari psikologi korban yang merasakan trauma.

Dengan adanya hal tersebut, banyak warganet yang meminta kepada seluruh stasiun televisi untuk tidak menunjukkan Saipul Jamil lagi di layar kaca.

Bahkan, muncul sebuah petisi boikot Saipul Jamil.

Pihak keluarga Saipul Jamil akhirnya angkat bicaramengenai isu glorifikasi atau pamer dalam momen penjemputan penyanyi dangdut tersebut.

Sebagai kakak, Samsul Hidayatullah membantah bahwa hal tersebut tidak benar adanya.

"Sebenarnya itu tidak seperti yang dituduhkan banyak orang," ucap Samsul Hidayatullah saat dihubungi awak media, Rabu (8/9/2021), dikutip dari TribunJabar.com.

"Tidak adaglorifikasi ataupun pamer seolah-olah Saipul menang," tambahnya.

Sang kakak pun juga ikut melursukan soal bunga-bunga yang dikalungkan kepada Saipul Jamil.

Warganet merasa hal yang dilakukan tersebut terasa cukup berlebihan.

"Jadi perihal yangmenjeput dan hand bucket, kalung bunga, itu diantaranya (diberikan) ada Indah Sari terus ibunda angkatnya, Heti Hedianti, terus satu lagi mbak Ayu Kila," jelasnya.

Pemberian bunga tersebut merupakan inisiatif dari orang-orang terdekatnya saja.

Samsul juga mengatakan jika hal itu ditunjukkan dengan rasa kebahagiaan dari orang yang mengasihi Saipul Jamil.
"Bunga tersebut murni inisitatif mereka. Bunga berupa kalung yang titipan bunda Heti Hedianti, karena beliau tidak bisa hadir langsung," jelasnya.
Sementara mobil Porche merah yang digunakan tersebut juga bukan milik Saipul Jamil.

Mobil tersebut milik Indah Sari, maka sang kakak merasa bahwa itu bukan niat pamerkemewahan atas kebebasan Saipul Jamil.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar