Skip to main content

Mengenal Plasenta Previs Akreta yang Bikin Rahim Alice Norin Nyaris Diangkat Hingga Harus Kehilangan 3 Liter Darah Saat Melahirkan


Di momen ulang tahun anak keduanya, Alice Norin bercerita perjuangannya saat melahirkan.

Melahirkan anak keduanya tersebut ternyata bukanlah perkara mudah.

Pasalnya saat melahirkan anak keduanya tersebut, rahim Alice Norin nyaris diangkat.

Tak hanya itu, Alice Norin pun harus kehilangan 3 liter darah akibat pendarahan.

Tak henti di situ, Alice Norin pun harus terpisah dengan bayinya selama 3 hari karena masuk ICU.

Untungnya saat itu Alice Norin bisa bertahan dan kini membesarkan kedua anaknya bersama sang suami.

Rupanya saat itu Alice Norin divonis plasenta previs akreta saat hamil.

Apa itu plasenta previs akreta?

Melalui unggahan Instagramnya di @alicenorin, ibu 2 anak tersebut menceritakan saat ia melahirkan anak keduanya.

"Waktu hamil Alana aku divonis 'plasenta previs akreta'. Artinya kemungkinan besar harus angkat rahim saat lahiran karena pasti akan pendarahan hebat waktu ngeluarin plasenta,"

"Bersyukur aku dihandle dokter yang memang ahli onkologi, jadi alhamdulillah semuanya bisa teratasi dan gak perlu angkat rahim. Tapi tetap aja pendarahan sampai 3L," ceritanya.

Alice pun bercerita bahwa kehamilan keduanya tersebut berbeda karena bayinya pun di dalam kandungan harus bertahan lebih kuat karena saluran makan yang tidak normal.

"Dan gak selesai sampai di situ, beres lahiran pun, aku harus pisah dari Alana karena aku masuk ICU 3 hari/ Setiap hari transfusi darah, pain killers juga udah gak mempan buat nahan sakit,"

"Tapi rasa sakit itu semua gak sebanding karena mommy belum bisa meluk kamu langsung dek," ceritanya.

Dengan perjuangan yang sangat besar, Alice menyebutkan bahwa kehadiran anak keduanya menjadi kado terindah.

Lalu sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang mengalami plasenta previs akreta?

Melansir dari mayoclinic.org, plasenta previs akreta merupakan kondisi kehamilan yang terjadi saat plasenta tumbuh terlalu dalam di dinding rahim.

Seharusnya saat melahirkan, plasenta terlepas dari dinding rahim dan ikut keluar bersamaan dengan bayi.

Tetapi dengan kondisi plasenta akreta ini akan membuat plasenta tetap melekat saat persalinan sehingga menyebabkan pendarahan.

Ketika didiagnosis mengalami kondisi ini, ibu hamil umumnya dibutuhkan persalinan sesar serta dilakukan pengangkatan rahim.

Penyebab seseorang mengalami kondisi ini karena adanya kelainan pada lapisan rahim yang umumnya ada jaringan parut usai operasi sesar atau rahim.

Faktor yang membuat seseorang berisiko mengalami kondisi ini yaitu pernah melakukan operasi rahim sebelumnya, posisi plasenta menutupi jalan lahir, usia ibu hamil di atas 35 tahun, dan sudah sering hamil.

Saat ibu hamil dalam kondisi ini, maka bisa bersiko pendarahan vagina yang berat ataupun persalinan prematur.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar