Skip to main content

'Innalillahi Wa inna Ilaihi Rojiun, Sugeng Tindak Pak' Soimah Terpukul Unggah Foto Duka, Istri Didi Kempot Pasang Status Sedih


Penyanyi sekaligus pesinden Soimah terpukul saat mengunggah foto duka di akun Instagram pribadinya. "Sugeng tindak Pak," tulisnya dalam keterangan foto duka itu. Istri mendiang Didi Kempot memasang status sedih di WhatsApp miliknya. 

Soimah merasa begitu kehilangan atas kabar meninggalnya salah satu tokoh seni dan budaya di dunia hiburan Tanah Air. Itu sebabnya, artis jebolan ISI Yogyakarta ini mengunggah foto duka untuk menyampaikan bela sungkawa. 

Kabar duka itu yang disampaikan Soimah itu terlebih dulu tersebar luas dari pesan berantai yang diterima awak media. 

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun, sudah dipanggil Allah SWT almarhum Ki Manteb Soedharsono (Dalang Manteb) pukul 09.45 WIB," bunyi pesan yang diterima wartawan, pada Jumat (2/7/2021). 

Dalang wayang kulit legendaris Ki Manteb Soedharsono menghembuskan napas terakhir di usia 72 tahun. Saat itu, banyak yang tak menyangka dalang yang populer dengan jargon Pancen Oye itu pergi untuk selamanya. Sebab, Ki Manteb dikabarkan masih sempat mendalang di Jakarta sebelumnya. 

Kepergian dalang kondang secara mendadak, membuat hati Soimah terpukul. Dia mengunggah foto Ki Manteb serta menyampaikan rasa dukanya dengan bahasa Jawa.

"Sugeng tindak pak Mantep, mugi Husnul Khatimah," ungkap Soimah di akun @showimah dengan emoji menangis.

Foto duka yang diunggah oleh Soimah itu mendapatkan respons bela sungkawa dari netizen. Hingga saat ini, sudah lebih dari 2.500 ungkapan duka cita yang disampaikan netizen. 

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun," tulis @nofilina288. 

"Mugi Pak Mantep husnul khotimah," ucap @karjanisalba.

Bahkan, istri penyanyi Armand Maulana, Dewi Gitu turut berbela sungkawa, "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun," tulis Dewi Gita dalam foto duka yang diunggah Soimah itu.


Dalang Ki Manteb Sudharsono lahir di Palur, Mojolaban, Sukoharjo, 31 Agustus 1948. Oleh penggemarnya Ki Manteb dijuluki sebagai Dalang Setan karena keterampilannya memainkan wayang kulit. Tak hanya itu, dia juga dianggap sebagai pelopor perpaduan seni pedalangan dengan peralatan musik modern.

Ki Manteb Soedharsono meninggal dunia di rumahnya yang asri di Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah.

Mantan Humas Institute Seni Indonesia (ISI) Solo, Esha Karwiano, membenarkan kabar meninggalnya Ki Manteb. "Sugeng tindhak Mbah Manteb. Swarga langgeng,” tulisnya. 

Sebagai informasi, dalang wayang kulit tersebut lahir di Palur, Mojolaban, Sukoharjo, pada 31 Agustus 1948. Ki Manteb meninggal di usia 72 tahun.


Nama Ki Manteb Soedharsono dikenal publik sejak menjadi bintang iklan obat sakit kepala Oskadon. Bertahun-tahun mendiang menjadi ikon produk tersebut.

Selain menjadi bintang iklan dan mendalang, Ki Manteb juga aktif menjadi tenaga pendidik di ISI Solo.

Karenanya, beberapa dosen ISI Solo diketahui ikut mengucapkan bela sungkawa melalui status di WhatsApp. Salah satunya pengajar karawitan, Dhanis Sugiyanto.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Ndherek belasungkawa mugi alusipun Ki Mantep Sudarsono pikantuk swarga kelanggengan,” tulis Dhanis, yang memasang foto kebersamaannya dengan mendiang.


Penyanyi sekaligus istri mendiang Didi Kempot juga turut memasang status WA terkait meninggalnya Ki Manteb.

"Eyang, sugeng tindak eyang. Semoga Husnul Khotimah Eyang Manteb," tulis Yan Vellia.

Cara Ki Manteb Soedharsono memainkan wayang membuatnya dijuluki sebagai "Dalang Setan". Ki Manteb juga anggap sebagai pelopor seni mendalang yang memadukan alat musik modern.

Pada 2010, Ki Manteb Soedharsono mendapat penghargaan Nikkei Asia Prize Award atas kontribusinya dalam pelestarian dan kemajuan budaya Indonesia, khususnya wayang kulit.

Ki Manteb Soedharsono juga pernah memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan mendalang selama 24 jam 28 menit tanpa istirahat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar