Skip to main content

Baru Terungkap Sekarang, Ahok Menyesal Sekali Pernah Ucapkan Kalimat yang Robek Hati Putra Sulungnya hingga Ia Simpan Luka yang Dalam sampai Sekarang: 'Penyesalan Selalu Terlambat'


Terungkap perkataan Ahok yang menyakiti hati putra sulungnya.

Kehidupan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok begitu mencuri perhatian.

Diketahui pada saat ini Ahok sudah bahagia dengan kehidupan barunya bersama Puput Nastiti Devi. 

Sebelum resmi mempersunting Puput Nastiti Devi, Ahok diketahui sempat menjalin biduk rumah tangga selama 21 tahun dengan Veronica Tan. 

Putra sulung Ahok dan Veronica, Nicholas Sean ternyata pernah dibuat sakit hati oleh Ahok. 

Semua itu karena perkataan yang keluar dari mulut sang ayah. 

Perkataan Ahok itu terungkap dalam buku “Panggil Saya BTP” yang dirilis pada Senin (17/02/2020) lalu.

Dalam salah satu babnya, Ahok menceritakan bagaimana hubungannya dengan 3 anak dari hasil pernikahannya dengan Veronica Tan. 

Ahok pun juga menuliskan bagaimana naik turun hubungannya dengan anak-anak setelah pernikahannya dengan Veronica hancur di tengah jalan. 

Dalam buku itu, pada hari Jumat, 28 April 2018, ada percakapan antara Ahok dan putra sulungnya, Nicholas Sean Purnama. 

Pada momen tersebut, diketahui Ahok masih dalam proses perceraian dengan Veronica Tan. 

Kala itu, ayah empat anak itu masih menjalani proses masa tahanan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Sepertinya, Nicholas masih berharap kedua orang tuanya Ahok dan Veronica Tan rujuk kembali layaknya keluarga harmonis sediakala.

"Jika waktu bisa diulang, apakah papa akan menikahi mama (lagi)?" tanya Nicholas seperti yang dituliskan Ahok dalam bukunya.

Ahok dengan lugas menjawab pertanyaan putranya,"Tidak akan," kata Ahok, dalam buku itu.

Ternyata, jawaban yang diucapkan mantan Gubernur DKI Jakarta meninggalkan rasa penyesalan.

Lantaran melukai hati anak pertamanya dengan Veronica Tan tersebut.

"Nicho komentar dengan wajah sedih, artinya dia tidak akan lahir. Itulah contoh penyesalan yang selalu terlambat, kita telah melukai hati anak-anak,” tulis Ahok di buku itu.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar