Skip to main content

Foto Saldo Rp 11 Triliun Bikin Ditjen Pajak Turun Gunung, Pemilik Olshop Ternyata Punya Maksud Terselubung, Ini Faktanya


Baru-baru ini foto saldo Rp 11 triliun sudah bikin Ditjen Pajak RI turun gunung, pemilik online shop (olshop) ternyata punya maksud terselubung. Ini faktanya. 

Media sosial TikTok baru saja heboh dengan foto penampakan saldo Rp 11 triliun. Penampakan ini muncul melalui unggahan video dari akun bernama @owner.studente. 

Saat ini, pengguna TikTok sedang menggandrungi tren pamer saldo ATM. Akibatnya, banyak anak muda saling berlomba menunjukkan saldo tabungan mereka.

Tren pamer isu tabungan itu diberi judul kekinian dengan menyertakan foto aesthetic, 'Ganteng, review saldonya dong'. Nah, dari situlah pemilik akun Tiktok @owner.studente membagikan foto struk saldo ATM-nya, Namun, yang terjadi berikutnya unggahan akun tersebut justru menjadi viral.

Sebab, ia menunjukkan sisa saldo di tabungannya yang mencapai angka Rp11 triliun lebih. Hal itupun lantas membuat banyak netizen mengaku kaget. Bahkan, akun tiktok resmi milik Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak RI sampai turun gunung. Ditjen Pajak pun ikut mengomentari postingan tersebut.

Sebelumnya video pamer saldo Rp 11 triliun itu viral di TikTok pada Minggu (8/8/2021). Netizen yang sudah dibuat terperangah dengan angka saldo yang tertera menjadi semakin riuh karena komentar dari admin Ditjen Pajak RI.

"Gantengnyaaa," tulis admin Ditjen Pajak RI sembari membubuhkan emoji cinta. Dari komen simpel tersebut, ada lebih dari 5 ribu komentar yang membalas reaksi admin Ditjen Pajak.

Beberapa pengguna TikTok pun juga berkomentar di unggahan yang viral tersebut.

"Katanya harta titipan, tapi mengapa titipan nya banyak," tulis akun burger enak tau.

"Yok yok yok, siapa lagi yang mau pamer saldo. Ditjen Pajak siap pantau," tulis salah satu warganet

"Awokkawok di komen Ditjen pajak," komentar akun @LahNgatur.


"buset saldo ATM ku minder melihat ini," tulis @user037959749793

"harta memang cuma titipan, tapi mengapa titipanku cuma sedikit punya orang2 banyakk," kata @yuniard

Selain itu, ada juga yang malah memperjelas angka yang tertera di struk tersebut.


"SEBELAS TRILIUN,EMPATRATUS DUAPULUH SEMBILAN MILIYAR, SERATUS SEPULUH JUTA,DUA RATUS ENAMPULUH EMPAT, ENAMRATUS ENAM RUPIAH," tulis akun Zaynmalik_.

"Ga kebayang gue Sisca Kohl isi saldonya berapa," tulis akun maaf.

Setelah ditelusuri awak media, pemilik akun Tiktok @owner.studente itu bernama Muhammad Dani Iksan. Dani, sapaan akrabnya, yang juga pemilik olshop ini membagikan fakta sebenarnya di balik video tersebut.


Dani mengakui dia membuat video pamer isi ATM karena mengikuti tren yang sedang terjadi di TikTok, 'Ganteng, review saldonya dong'.

Nah, melihat tren yang ada, Dani memutuskan untuk ikut memamerkan struk dari ATM BCA tertuliskan sisa saldo Rp 11.429.110.264.608,58 lewat akun @owner.studente.

"Sebenarnya saldo itu bukan punya saya, itu punya buyer saya tahun 2020 sebelum transaksi. Dia memberi bukti kalau dia beneran buyer asli, tapi pada dasarnya yang saya lihat itu editan.

Nah, saya sendiri sudah terima foto itu memang sudah diedit, dan bukan saya yang edit," sebut Dani, Senin (9/8/2021).

"Karena tahu momen di saat lagu itu lagi hits, saya iseng membuat konten tersebut. Sebenarnya konten saya lebih ke marketing, agar para penonton tahu 'siapa sih orang ini' dan pada akhirnya mereka pun stalking ke medsos saya dan olshop saya, di situlah saya mengambil momen tersebut," ucap Dani menambahkan.


Dani memang merupakan pemilik dari usaha dengan akun Instagram @studente.store yang menjual sneakers original. 

Terkait komentar admin Ditjen Pajak di TikTok pada unggahan videonya, ia mengaku terkejut. "Kaget sih awalnya, cuman saya emang enggak pegang uang segitu, hahaha," ujarnya tertawa.

Meski saldo Rp 11 triliun bukan miliknya, ia mengaku selalu taat membayar pajak.

"Alhamdulillah, pasti (bayar pajak). Untuk makan di luar juga saya bayar pajak," tandas Dani dengan gamblang.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar