Skip to main content

Profil Inneke Koesherawati, Mantan Bintang Film Panas yang Kini Hijrah


Sempat dikenal sebagai bintang panas, ini dia profil Inneke Koesherawati.

Sosok Inneke tentu sudah tidak asing lagi di mata masyarakat.

Pada era 90 hingga 2000-an, wajah Inneke Koesherawati kerap mondar-mandir di berbagai judul sinetron dan film.

Perempuan kelahiran 13 Desember 1975 ini bahkan sempat dikenal sebagai bintang panas pada era 90-an.

Namun di tahun 2001 dirinya memutuskan untuk berhijrah dan mengenakan jilbab.

Awali karir sebagai aktris, Inneke lakukan debutnya di layar lebar dalam film Diskotik DJ yang rilis pada tahun 1990 dan sempat membintangi beberapa film Warkop DKI.

Setelah puluhan judul sinetron dan film ia bintangi, pada tahun 2013 Inneke Koesherawati sempat menyatakan mundur dari dunia seni peran.

Hal tersebut ia lakukan demi fokus mengurus anak dan keluarganya.

Lantas bagaimana perjalanan karir Inneke Koesherawati sepanjang meniti karir di tanah air?

Berikut adalah profil Inneke Koesherawati.

1. Kehidupan Pribadi

Inneke Koesherawati lahir di Jakarta pada 13 Desember 1975.

Inneke merupakan anak kelima dari 6 bersaudara.

Kedua orang tua Inneke berasal dari Purworejo, Jawa Tengah namun ayah sang aktris diketahui memiliki darah Belanda.

Inneke diketahui menikah dengan anak dari pemilik gedung Saidah yang populer bernama Fahmi Darmawansyah pada tahun 2004.

Dalam pernikahannya itu, keduanya dikaruniai dua orang anak yang diberi nama Siti Rahlia Ibrahim dan Muhammad Rahli Ibrahi.

2. Awal Karir

Sebelum masuk ke dunia seni peran, Inneke diketahui awali karirnya sebagai model.

Dari profil Inneke Koesherawati terungkap dirinya mendapatkan predikat Juara Berbakat pada ajang GADIS Sampul 1990.

Nasibnya pun beralih ke dunia seni peran saat Inneke diajak sahabatnya untuk menjadi pemeran figuran di film Lupus 4.

Sampai akhirnya tawaran debut di film Diskotik DJ yang rilis pada tahun 1991.

Setelah itu Inneke lantas mendapatkan peran lain di film-film seperti "Gadis Metropolis" (1991), "Roda-roda Asmara di Sirkuit Sentul" (1994), dan "Pergaulan Metropolis II" (1995), serta aktingnya di beberapa film Warkop DKI.

3. Karir Setelah Hijrah

Setelah memutuskan berjilbab pada tahun 2001, aktingnya pun berganti di area religius.

Seperti "Padamu Aku Bersimpuh" (2001), Mutiara Hati (2005), dan Jalan Takwa (2005).

Walau telah berjilbab, Inne tetap laris, bahkan dirinya menyabet penghargaan sebagai Pembawa Acara Terpuji versi Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2005.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara "Penyerahan Anugerah Syiar Ramadhan 1426 H".

4. Melebarkan Sayap Bisnis Hiburan

Diketahui pada tahun 2013, Inneke Koesherawati sempat memilih mundur dari dunia seni peran.

Namun tercarat, Inneke sempat kembali terlibat dalam Sinetron Para Pencari Tuhan yang rilis pada tahun 2016.

Setelah sukses di dunia seni peran, Inneke pun juga membangun sebuah perusahaan film PT. Gamal Golden Entertainment.

Melalui perusahaan itu, Inneke pernah menelurkan karya film seperti Bias-Bias Obsesi dan film Bila Esok Tiba.

Itulah dia tadi profil Inneke Koesherawati yang perlu anda ketahui.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar