Skip to main content

Larissa Chou Tetap Rela Lakukan Hal Ini Demi Anak Semata Wayangnya Meski Pernikahannya dengan Alvin Chou yang Berjalan Selama 5 Tahun Nyaris Kandas


 Larissa Chou dan Alvin Faiz memutuskan untuk bercerai setelah 5 tahun berumah tangga.

Keduanya tidak membeberkan alasan memilih berpisah.

Alvin Faiz hanya mengungkapkan bahwa sudah beda prinsip.

Diketahui, keduanya memutuskan menikah di usia yang masih muda.

Larissa Chou seorang perempuan mualaf berdarah Tiongkok.

Meski bercersai, Larissa Chou tidak menghapus foto kebersamaannya.

Melansir grid.ID, Dia ingin kelak anaknya besar nanti bisa melihat foto ayah dan ibunya.

"Memories disimpan untuk Yusuf liat nanti ketika dewasa walau tak lagi berjalan bersama.. perjalanan ini akan menjadi kenangan terbaik, tanpa harus dilewati kembali," tulis Larissa Chou dalam instagramnya.


Di akhir kata Larissa Chou menuliskan jika selamat berjalan dengan tujuan masing-masing.

Dia juga mempersilahkan Alvin untuk memulai hidup barunya.

"Selamat berjalan menuju tujuanmu dan aku dengan tujuanku.. dia adalah patah hati terbesar ku untuk menjadi awal bahagia yang baru Larissa," tutupnya.

Sebelumnya, Alvin Faiz telah buka suara terkait gugatan cerai yang dilayangkan oleh istrinya, Larissa Chou.

"Assalamualaikum wr wb. Setelah melalui proses yang panjang, saya dan larissa memutuskan untuk berpisah. Per-hari ini gugatan dari larissa sudah sampai di pengadilan. Fokus kami sekarang adalah sama-sama kompak untuk kebaikan anak kedepan," kata Alvin di Instagramnya.

"Saya mewakili keluarga jika selama 5 tahun ini ada kata-kata atau perlakuan yang tidak baik selama ini entah disengaja ataupun tidak disengaja, kami mohon maaf sebesar besarnya."

"Saya dan larissa juga memohon maaf sebesar-besarnya karena belum bisa memberikan contoh yang baik kepada sahabat-sahabat semua. Tidak lebih kami hanyalah seorang manusia yang fakir ilmu dan perlu banyak belajar lagi dari sahabat-sahabat semua," tuturnya.

Adapun sidang perdana cerai Alvin dan Larissa akan digelar pada 2 Juni mendatang.

Sidang tersebut beragendakan mediasi pertama yang harus dihadiri kedua belah pihak. (*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar