Skip to main content

VIRAL Sopir Bus Mohon Ampun Dihajar Warga, 'Sepurane', Ternyata Diturunkan Paksa, Polisi Buka Suara

 Video sopir bus di Lamongan dihajar warga viral di media sosial.

Sopir bus di Lamongan diturunkan paksa, dalam video yang viral di media sosial.

Penyebab sopir di Lamongan dihajar warga pun terungkap.

Polisi juga sudah turun tangan.

Lawan Arus

Sebuah video yang menampilkan sopir bus Dali Mas yang dikejar massa seusai ngeblong atau melawan arus di jalan Lamongan, Jawa Timur, viral di media sosial.

Adapun unggahan video tersebut dibagikan oleh pemilik akun Facebook Ringgo Cristiano di grup Facebook Kabar Balen, Rabu (2/12/2020).

"Saya infokan buat rekan driver bus ojok ngebelong jalur Lamongan babat warga udah geram dan pemuda dah sangong semo ber manfaatt demi kelancaran ber- sama," tulis Ringgo Cristiano, dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, Jumat (4/12/2020).

Dalam video tersebut terlihat beberapa warga mendatangi bus untuk memaksa sang sopir turun karena telah mengemudikan busnya dengan melawan arus.

Karena sudah semakin geram, ada salah satu warga yang terlihat menarik kaki sang sopir hingga dirinya terjatuh dari kursi kemudinya ke jalanan.

"Mas, sepurane mas (Mas, minta maaf mas)," teriak sang sopir.

Sang sopir sempat berlari untuk menyelamatkan diri, tetapi gagal.

Terlihat beberapa warga ikut menendang dan memukul sopir bus tersebut.

Berdasarkan petunjuk dari narasi yang berkembang, lokasi kejadian berada di Lamongan, Jawa Timur.



Polisi Angkat Bicara

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Fybrien Senja Indah Lestari membenarkan bahwa kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Lamongan, tepatnya di Jalan Raya Bedahan Babat, Lamongan.

Namun demikian, pihaknya tidak mendapati adanya laporan terkait kejadian tersebut.

"Untuk bus tidak ada laporan ke Polsek Babat maupun ke Polres. Konfirmasi dengan PO. Dali Mas, kejadiannya hari Sabtu 28 November kemarin," kata Senja saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/12/2020).

 Baca juga:  VIRAL Pernikahan Berujung Kacau, Banjir Menerjang, Teman: Tidak Tahu Rencana yang Datang dari Allah

Berdasarkan keterangan dari pihak bus, imbuhnya, memang benar driver bus mengemudikan kendaraannya dengan melawan arus atau ngeblong.

"Bus tersebut melawan arus, untungnya di kejadian itu tidak ada korban manusia maupun perusakan bus," ujar Senja.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Polres Lamongan Ipda Fifin Yuli S menjelaskan, kejadian itu bermula saat sedang ada pengerjaan pengelasan di proyek pembangunan Jembatan Widang yang berujung pada kemacetan arus lalu lintas.

Patut diduga, terangnya, sopir bus tidak sabar sehingga melajukan busnya dengan melawan arus.

 Baca juga:  VIRAL Pria Tega Tampar Kasir Hamil, Berawal dari Masalah Sepele? Curhat Korban Sedih, Belum Cukup

"Di jalan situ kan sedang ada pengelasan jembatan, tapi tidak koordinasi sama kita, akibatnya kan jalan buntu (macet)," kata Fifin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/12/2020).

Senada dengan Senja, Fifin juga menerangkan bahwa pihaknya telah mengecek ke PO bus yang bersangkutan dan dikatakan memang benar tidak ada perusakan unit bus.

Agar tidak terjadi kejadian yang sama, lanjut Fifin, pihaknya menyiagakan petugas kepolisian di sepanjang jalan yang rawan kemacetan tersebut.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar