Skip to main content

MENCEKAM, Saat Malam Pertama, Pasangan Pengantin Ini Digeruduk Massa: Belasan Orang Terobos Kamar


Kisah seorang pengantin yang dijahili keluarga saat malam pertama, menjadi viral di media sosial.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun TikTok @adhistiarsyd, Senin (7/12/2020).

Video unggahan perempuan tersebut telah ditonton sebanyak 4 juta kali.

Dalam video itu, terlihat sejumlah orang sedang berdiri di depan sebuah kamar hotel.

Mereka berusaha mengetuk pintu dan memaksa ingin masuk ke dalam kamar.

Saat dihubungi, pengunggah yakni Adhist (23) mengungkapkan cerita lengkapnya.

Ia menikah dengan suaminya yang bernama Arya, di Jakarta pada Sabtu (5/12/2020) lalu.

Setelah menikah, Adhist menginap di sebuah hotel bintang lima di Tebet, Jakarta Selatan.

Meski dijahili anggota keluarganya, tapi kedua pengantin tak merasa terganggu.

Bahkan, keduanya hanya tertawa karena terhibur dengan aksi keluarganya.

"Di video itu saya sebagai istri Mas Arya, sedang berada di dalam kamar."

"Sebenarnya kita enggak terganggu, malah merasa seru dan lucu saja," ungkapnya kepada Tribunnews.com, Jumat (11/12/2020).

"Saya dan suami tertawa karena kejahilan keluarga," jelas dia.

Adhist berujar, keluarga besarnya itu memang sejak awal sudah berniat jahil.

Mereka bahkan tahu nomor kamar hotel meskipun tidak diberitahu.

"Saya dan suami ditanya di kamar nomor berapa, tapi enggak kami kasih tahu."

"Ternyata enggak tahu bagaimana caranya, bunda saya jadi tahu nomor kamar saya," ungkap dia.

"Setelah itu, pukul 01.00 WIB dia ketuk pintu sambil membawa kamera yang dipinjam saat acara," lanjut Adhist.

Ia dan Arya tak menaruh curiga jika keluarganya akan melakukan aksi jahil seperti di video.

Namun, akhirnya keluarganya tak jadi ikut masuk ke dalam kamar hotel.

"Saat pintu dibuka, langsung bermunculan orang bawa kamera."

"(Mereka) pura-pura mau masuk ke kamar, tapi enggak masuk," kata dia.

Berita Lain : Kisah Gadis  Sebelum Akad Nikah

Seorang gadis cantik yang gagal menikah menjadi sorotan di media sosial ketika viedo curhatnya diunggah di media sosial.

Video curhat sang gadis diunggah oleh akun TikTok @dewimkr_ pada Selasa (1/12/2020) lalu.

Dalam video tersebut, ia menyebut akan melangsungkan pernikahan sekitar seminggu lagi.

Namun karena alasan tertentu, ia dan calon suaminya gagal melangsungkan pernikahan.

Pemilik akun @dewimkr_ berkisah, ia gagal menikah, padahal pernikahannya tinggal menghitung hari.

Dalam undangan yang telah siap disebarkan, ia akan melangsungkan pernikahan pada 11 Desember 2020 mendatang.

Ia juga sudah matang mempersiapkan pernikahannya, seperti telah memilih baju pengantin berwarna emas.

Saat mencoba gaun pengantin itu, ia tampak bahagia karena akan menggunakan di hari spesialnya.

Namun, menjelang hari akad nikah, takdir justru berkata lain.

Ia mengaku gagal melangsungkan pernikahan meski undangan sudah siap disebarluaskan.

"Nggak apa-apa, nggak jadi nikah meskipun tinggal 1 minggu lagi.

Nggak apa-apa semua sudah dipersiapin dan undangan siap disebar," tulis akun @dewimkr_ dalam videonya.

Dalam video juga terlihat raut wajahnya yang tengah menangis karena kegagalan pernikahannya.

Kendati demikian, akun @dewimkr_ mendapat banyak dukungan dari teman-temannya.

Hal itu terbukti dari banyaknya pesan yang masuk untuk menyemangati.

Hingga Kamis (3/12/2020), video tersebut menjadi viral dan telah ditonton 1,5 juta kali.

Video itu juga disukai lebih dari 128 ribu kali dan mendapat 3.146 kali komentar dari warganet.

Banyak warganet yang ikut memberi dukungan dan doa untuknya, bahkan ada pula yang ikut curhat karena senasib dengannya.

Saat dikonfirmasi, pengunggah video bernama Dewi ini membenarkan ceritanya.

Perempuan berusia 21 tahun ini mengaku gagalnya acara pernikahannya terjadi pada Senin (30/11/2020) lalu.

Sementara untuk pernikahannya, seharusnya digelar pada Jumat (11/12/2020) mendatang.

"Kejadian batal hari Senin (30 November 2020, red) kemarin, untuk nikah harusnya tanggal 11 Desember," kata Dewi kepada Tribunnews, Rabu (2/12/2020).

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan ia dan calon suaminya itu sudah menjalin hubungan sekitar enam bulan lamanya.

"Ketika kenal 1 bulan, dia langsung bawa orangtuanya ke rumahku dan memutuskan untuk menuju ke jenjang pernikahan," katanya.

Setelah itu, mereka mulai mempersiapkan pesta pernikahan sejak bulan Agustus lalu.

Bahkan, Dewi menyebut persiapan pesta pernikahannya sudah mencapai 80 persen.

"Persiapan sudah 80 persen, dari mulai rias (pengantin, red), gaun pengantin, dekor."

"Panggung hiburan, seragam saudara-saudara, seragam bridesmaids, buku tamu, undangan," kata perempuan asal Pekalongan, Jawa Tengah ini.

Meski berat menerima kegagalan pernikahannya, Dewi mencoba ikhlas.

Terlebih ia juga menerima banyak dukungan dan semangat dari orang-orang di sekitarnya,

"Rasa sedih dan kecewa pasti ya karena bulan Desember sudah aku tunggu-tunggu."

"Ternyata takdir berkata lain, insya Allah sedikit demi sedikit ikhlas," kata Dewi.

Selain dukungan dari orang-orang disekitarnya, Dewi juga ikut senang saat mengetahui banyaknya dukungan dari warganet.

Ia juga mencoba berpikir positif dengan mengambil pelajaran dari kegagalannya menggelar pesta pernikahan.

"Alhmdulillah banyak respons positif dari netizen, sedikit lega baca-baca komentarnya."

"Mungkin ini memang yang terbaik untuk aku dan dia, mungkin juga ini jawaban atas semua doa-doaku untuk dijauhkan dari segala hal yang buruk."

"Bersyukur saja dikasih petunjuk sama Allah sebelum ijab," ujar Dewi.

Terakhir, ia pun berpesan agar tidak terburu-buru untuk menggelar pernikahan.

Ia menyarankan untuk lebih mengenali sifat dan karakter dari masing-masing pasangan.

"Jangan terlalu terburu-buru buat nikah, kenalin lebih dalam sifat dan karakternya," pungkas Dewi.

Kisah Pilu Pengantin Pria pada Malam Jelang Akad Nikah

Gamri Maming mengungkap curhat pilunya atas meninggalnya sang anak, Tiara Permadani Gamri jelang akad nikah.

Gadis asal Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, itu semestinya melepas masa lajangnya pada Senin (30/11/2020).

Pelaminan yang telah berhias bunga indah, kanopi telah siap menyambut tamu undangan yang akan hadir.

Meski demikian, takdir berkata lain.

Dilansir dari TribunManado, calon pengantin wanita itu meninggal dunia di RSUD Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Gadis 17 tahun itu telah dirawat di RSUD Kotamobagu sejak Sabtu lantaran disebut minum racun.

Ayah Tiara, Gamri Maming menjelaskan kegiatan terakhir sang anak sebelum masuk ke rumah sakit hingga meninggal dunia.

Gamri menyatakan, anaknya itu pergi ke Bakan untuk mengantarkan baju pengantin pria untuk calon suami, Ilham.

Tak lama kemudian, Gamri justru mendapatkan kabar dari sahabat anaknya mengenai kondisi pilu Tiara.

Sahabatnya menjelaskan Tiara berada di rumah sakit.

"Katanya lantaran minum racun," terang Gamri Maming.

Selanjutnya, Gamri bertemu dengan Ilham calon suami anaknya ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Saya tanya anak saya di mana, dia bilang di rumah sakit.

Kemudian saya tanya, anak saya minum racun di mana, dia bilang tak tahu," ucap Gamri.

Setelah bertemu Ilham, Gamri lantas menuju ke lokasi anaknya dirawat.

"Saya sampai, anak saya hanya sendirian," imbuh Gamri.

Namun duka pun menghampiri keluarga Gamri Maming.

Tiara menghembuskan nafas terakhirnya pada malam hari jelang pesta pernikahan.

Meski demikian, sang calon suami Ilham tak kunjung menampakan diri.

Gamri pun merasakan kejanggalan dengan kejadian itu hingga melaporkannya ke Polres Kotamobagu pada Senin (30/11) setelah pemakaman.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar