Skip to main content

Kesaksian Tetangga saat Intip Diana di Kamar, Kaget Lihat Korban Tewas: Tangan dan Kakinya Terikat

Seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Identitas korban diketahui bernama Diana.

Perempuan berusia 48 tahun itu ditemukan tewas di rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Marendal Kawasan Kanal Gang Sawah Kecamatan Patumbak Medan.

Petugas yang mendatangi lokasi kejadian langsung mengevakuasi jasad korban.

Tak hanya itu, aparat kepolisian juga telah memasang pita kuning milik Polri bertuliskan "Dilarang melintasi garis polisi" dilokasi kejadian.

Diana diduga menjadi korban pembunuhan.

Sebab, saat ditemukan tubuh korban terikat tali dibagian tangan dan kakinya.

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahreja mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

Menurutnya, saat ini anggoatnya sudah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Kita masih mendalami, mohon waktunya ya," terang Kapolsek.

Kaget saat Intip Jendela

Sari tak menyangka jika tetangganya itu sudah tidak bernyawa di dalam rumah kontrakan yang dihuni oleh korban.

Bahkan, Sari mengungkap kesaksiannya saat pertamakali menemukan korban sudah tak bernyawa.

Rumah Sari dan kontrakan korban lokasinya memang bersebelahan.

Sari berujar, pertama kali dia menemukan korban pada sekitar Pukul 14.30 Minggu (13/12/2020) di rumah korban.


Awalnya Sari bertanya-tanya korban tidak muncul.

Mendatangi Sari tiap Pagi pada hari Minggu sudah menjadi kebiasan korban tiap paginya.

"Tapi karena enggak datang-datang setengah dua siang semalam pun aku pergi melihat, dan aku terkejut melihat dia dari jendela sudah dalam keadaan terikat baik tangan dan kakinya," ujar Sari.

Tangan dan Kakinya Terikat

Jasad Diana ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat di rumah kontrakannya.

Menurut Sari tetangga sebelah depan runah korban yang pertama sekali menemukan jasad Diana, korban dilihatnya dengan kondisi tangan dan mulut terikat.

"Semalam saya waktu melihat pertama kali, dia tangan dan kakinya terikat," ujar Sari.

Menurut Sari, korban meninggal dengan cara yang tidak wajar, sehingga sampai hari kedua pasca kematian korban masih menjadi misteri bagi warga.


Ngontrak Baru Setahun

Korban Diana dikabarkan baru setahun menghuni kontrakan yang menjadi TKP penemuan mayat korban.

Diketahui, korban bekerja tak jauh dari rumahnya dengan beragam pekerjaan ibu rumah tangga yang bisa dikerjakannya.

Setahun belakangan, korban tinggal sendirian dan memang tidak terlalu sering berkomunikasi dengan para tetangga lantaran dianggap sibuk degan rutinitas kesehariannya.

"Karena, Buk De Diana biasanya pergi kerja jam 7 pagi dan pulang jam 5 atau jam 6 sore," terang Sari tetangga korban.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar