Skip to main content

Geram Betrand Peto Dibully di Sosmed, Ruben Onsu Siap Ambil Langkah Tegas: 'Ketemu di Kantor Polisi'

 Ruben Onsu geram Betrand Peto kembali dapat bullyan. Suami Sarwendah tegas tak akan memberikan ampunan.

Ruben Onsu dibuat geram oleh tingkah seorang warganet yang merundung putranya, Betrand Peto Putra Onsu.

Pada video yang diunggah di instagram Ruben Onsu, tampak seorang lelaki menyebut Betrand dengan anak pungut yang lantas diiringi kata-kata kasar.

Ruben Onsu dengan tegas memberikan peringatan pada pelaku.


"Kan gue udah bilang gue mah kagak ada ampun, sikat-sikat aja," ujar Ruben Onsu dikutip dari YouTube Beepdo, Jumat (04/12/2020).

Suami Sarwendah itu mengetahui video tersebut dari penggemar.

"Kemarin malam tahunya."

Dirinya dengan tegas akan menindaklanjuti kasus tersebut.

Ruben meminta agar para warganet melakukan intropeksi diri sebelum menghujat orang lain.

"Tunggu aja, buat aku sih saya sudah bilang berkali-kali.

Yang kemarin ini harusnya jadi pembelajaran.

Tidak hanya untuk saya tapi untuk semuanya.

Sebelum menghina orang lain intropeksi dulu," tuturnya.

Ayah Thalia Putri Onsu itu begitu geram dengan tingkah perundung Betrand.

"Dia tidak pernah bergaul dengan lingkungan yang positif sebenarnya.

Jadi akhirnya dia menganggap apa yang diomongin itu keren," ujarnya.

Dirinya tidak mengetahui berapa usia pria yang merundung putranya tersebut.

Namun jika dilihat dari wajahnya tampak masih muda.

"Saya juga nggak tahu dia usia berapa tahun.

Tapi udah ngerokok," kata Ruben.


Setelah kejadian itu, sang pelaku sempat membuat video permintaan maaf.

Namun Ruben belum melihatnya.

"Nggak lihat kalau minta maafnya."

Dirinya akan menyerahkan kasus tersebut pada kuasa hukumnya.

"Nanti aja lewat lawyer aja," ujarnya.

Ruben mengungkap jika Sarwendah juga sangat marah.

"Marahlah namanya ibunya."

Ini bukan kali pertama keluarga Ruben Onsu mendapatkan hujatan dari warganet.

"Ada satu grup itu nomornya gue laporin semua.

Ada foto-fotonya Wendah di edit-edit.

Kemarin di Kakak Beradik podcast itu dia nolongin katanya tangannya beginilah, otaknya pengin gue sapu," tutur Ruben.

Dirinya enggan memaafkan pelaku dan akan menindak tegas.

"Nggak, nggak, minta maaf sama Tuhan aja."

Dengan tegas Ruben mengatakan dirinya siap menempuh jalur hukum.

"Untuk anak-anak yang diadopsi kita nggak bisa milih kita lahir darimana, dengan siapa.

Kita tidak bisa memilih orang tua siapa.

Tidak boleh menjadi bahan ejekan apalagi status orang.

Nanti ketemu di kantor polisi aja," tutur Ruben Onsu.

Simak video selengkapnya:

youtube image

Putra Ruben Onsu Jadi Korban Bullying di Sosmed

Sebelumnya Ruben Onsu mengunggah sebuah video berisi bullyan yang ditujukan untuk anaknya, Betrand Peto.

Video tersebut merekam seorang pria menyebut Betrand sebagai anak pungut.

"Lo tahu Betrand kan? Betrand anak pungut go****.

Ganteng apaan sih Betrand, gantengan juga gue t****," kata pria dalam video.

Dalam captionnya, Ruben menilai kata anak pungut adalah kasar.


"STOP menggunakan kata Anak pungut.

Banyak juga anak adopsi yg pasti tidak akan terima dgn kata kasar ini, ini anak yg saya asuh bukan di pungut," tulis Ruben pada Kamis (3/12/2020).

Pria berusia 37 tahun itu mengaku dulu dirinya memilih diam ketika ada bullyan atau hinaan.

Hal itu ia lakukan agar pelaku bisa introspeksi diri.

Namun rupanya cara tersebut tidak membuahkan hasil.

Kini Ruben memutuskan untuk bersikap tegas.

"Dulu klo lihat video yg menghina saya hanya diam tp ternyata diam tdk membuat kalian introspeksi ya.

Nih saya upload ya, tdk akan saya hapus sampai yg bersangkutan menghubungi saya/management kami.

Kesabaran ada batas nya kawan. Yang tahu keberadaan org ini mohon di info ya," jelas Ruben.

Sejumlah rekan pun memberikan support untuk Ruben dan Betrand.

@kevinaprilio - Betrand bgt keren kok. Prestasi juga banyak. Parah sih orang di video ini...

@bungajelitha66 - pas keciduk, kl gak nangis, ngasih muka melas !

@didi_3kingkong - Jangan kasih ampun ini orang ka biar ga ada orang2 sprt dia lg.

@anisa_bahar_new - Dari caranya aja sangat engga sopan walaupun di bawah umur harus di kasih pelajaran ... biar klo dewasa engga kurang ajar 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar